Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Persib Pimpin Liga, Sisa 9 Laga Penentu, Thom Haye Tekankan Mental Juara

Mahendra Aditya Restiawan • Jumat, 3 April 2026 | 18:16 WIB
Thom Haye berseragam Timnas Indonesia.
Thom Haye berseragam Timnas Indonesia.

RADAR KUDUS - Persib Bandung berada di jalur strategis menuju gelar juara Super League 2025/2026.

Dengan keunggulan empat poin atas Borneo FC Samarinda dan menyisakan sembilan pertandingan, peluang untuk mengunci titel ketiga beruntun terbuka lebar.

Namun, bagi Thom Haye, posisi puncak bukan alasan untuk terbebani.

Gelandang berdarah Belanda itu justru menekankan pentingnya menjaga stabilitas mental tim di tengah tekanan perburuan gelar.

Alih-alih terjebak ekspektasi, Haye menilai seluruh skuad sudah datang dengan satu visi sejak awal musim: menjadi juara. Karena itu, ia memilih pendekatan yang lebih tenang—menghindari tekanan berlebih dan memperkuat kepercayaan diri tim.

“Posisi kami memang menguntungkan, tapi kompetisi belum selesai. Fokus utama adalah kesiapan di setiap pertandingan,” menjadi garis besar sikap yang ia tunjukkan.

Fokus Mikro, Dampak Makro

Strategi Persib saat ini bukan sekadar menjaga jarak di klasemen, tetapi mengunci konsistensi. Dengan jadwal tersisa yang cukup berat—termasuk laga tandang ke markas tim-tim kuat—setiap poin menjadi krusial.

Pendekatan “satu laga satu target” diyakini menjadi kunci. Haye menegaskan, kualitas persiapan latihan akan sangat menentukan hasil di lapangan. Ia juga menyoroti pentingnya kepercayaan antar pemain sebagai fondasi performa tim.

Di tengah tekanan publik dan ekspektasi suporter, pendekatan ini menjadi pembeda: Persib tidak memburu gelar secara emosional, melainkan secara sistematis.

Ujian Konsistensi di Fase Akhir

Sisa musim akan menjadi ujian sesungguhnya. Selain menghadapi tim papan tengah yang berpotensi menjadi “pengganjal”, Persib juga harus menjaga performa dalam laga tandang yang dikenal sulit.

Jika mampu mempertahankan ritme kemenangan dan menghindari kehilangan poin krusial, peluang mengamankan gelar akan semakin nyata—bahkan sebelum pekan terakhir.

Di sinilah peran pemain seperti Haye menjadi vital: bukan hanya sebagai pengatur permainan, tetapi juga penyeimbang mental tim.

Editor : Mahendra Aditya
#peluang juara Persib #klasemen liga indonesia #Super League 2025 2026 #persib bandung #thom haye