Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Zidane Menuju Kursi Pelatih Prancis, Era Baru Les Bleus Segera Dimulai

Mahendra Aditya Restiawan • 2026-03-24 13:36:02
Zinedine zidane
Zinedine zidane

RADAR KUDUS - Nama Zinedine Zidane sejak lama tak pernah benar-benar jauh dari kursi pelatih Tim Nasional Prancis.

Bahkan sebelum rumor ini menguat, publik sepak bola sudah melihat jalur kariernya seperti garis lurus menuju jabatan tersebut. 

Kini, setelah bertahun-tahun spekulasi, sinyal itu semakin nyata: kesepakatan lisan telah dicapai, dan hanya waktu yang memisahkan Zidane dari posisi tertinggi di sepak bola Prancis.

Menurut laporan berbagai sumber terpercaya di Eropa, Zidane akan resmi mengambil alih kursi pelatih kepala setelah Piala Dunia FIFA 2026, menggantikan Didier Deschamps yang telah memimpin tim selama lebih dari satu dekade.


Akhir Era Deschamps: Stabilitas yang Sulit Ditandingi

Sulit membicarakan masa depan tanpa menengok warisan besar yang ditinggalkan Deschamps.

Sejak ditunjuk pada 2012, ia menjelma menjadi sosok sentral dalam kebangkitan sepak bola Prancis. 

Puncaknya tentu saja gelar juara di Piala Dunia FIFA 2018, serta konsistensi membawa tim ke fase akhir turnamen besar lainnya.

Di bawah arahannya, Prancis bukan hanya tim bertabur bintang, tetapi juga mesin kompetitif yang stabil.

Ia membangun fondasi kuat, mengelola ego pemain, serta menjaga keseimbangan antara regenerasi dan pengalaman.

Namun, seperti semua siklus dalam sepak bola, masa jabatan panjang Deschamps perlahan mendekati garis akhir.

Keputusan untuk mundur sebenarnya bukan kejutan besar, melainkan bagian dari transisi yang telah lama dipersiapkan secara diam-diam.


Zidane: Kandidat Alami yang Tak Terbantahkan

Jika ada satu nama yang dianggap sebagai penerus paling logis, maka itu adalah Zidane.

Bukan hanya karena reputasinya sebagai legenda hidup Prancis, tetapi juga karena rekam jejaknya sebagai pelatih elite.

Bersama Real Madrid, Zidane mencatat sejarah dengan menjuarai Liga Champions tiga kali berturut-turut—prestasi yang belum tertandingi di era modern.

Ia dikenal sebagai pelatih yang mampu mengelola ruang ganti penuh bintang tanpa kehilangan kendali taktik.

Lebih dari itu, Zidane membawa aura kepemimpinan yang berbeda: tenang, karismatik, dan tidak banyak bicara, namun efektif dalam keputusan.

Gaya ini dinilai sangat cocok untuk menangani skuad Prancis yang kini dihuni generasi emas baru.


Menunggu Waktu yang Tepat: Strategi atau Takdir?

Menariknya, Zidane tidak pernah terburu-buru menerima tawaran lain sejak meninggalkan Real Madrid pada 2021.

Ia sempat dikaitkan dengan berbagai klub besar Eropa, tetapi selalu menolak.

Banyak pengamat melihat ini sebagai indikasi kuat bahwa Zidane memang “menyimpan diri” untuk tim nasional.

Ia menunggu momen ketika Deschamps benar-benar selesai, sehingga transisi berjalan tanpa konflik atau bayang-bayang.

Kini, penantian panjang itu akan segera berakhir. Kesepakatan lisan dengan Federasi Sepak Bola Prancis (FFF) menjadi tanda bahwa semua pihak telah mencapai titik temu.


Detail yang Masih Mengganjal: Staf Kepelatihan

Meski kesepakatan utama telah tercapai, masih ada satu aspek yang belum sepenuhnya rampung: komposisi staf pelatih.

Zidane dikenal sangat selektif dalam memilih tim pendukungnya, dan ia ingin memiliki kontrol penuh atas struktur tersebut.

Hal ini mencakup jumlah asisten, analis, hingga staf kebugaran—faktor yang sering dianggap sepele, namun justru krusial dalam sepak bola modern.

Negosiasi ini diyakini hanya tinggal formalitas sebelum kontrak resmi diteken.


Sinyal dari Federasi: “Kami Sudah Tahu Siapa Penggantinya”

Pernyataan dari Presiden FFF, Philippe Diallo, semakin menguatkan kabar ini.

Dalam wawancara dengan media Prancis, ia secara terbuka mengakui bahwa federasi telah menentukan sosok pengganti Deschamps.

Meski tidak menyebut nama secara langsung, pernyataan “Saya tahu siapa orangnya” menjadi petunjuk yang hampir tak terbantahkan.

Dalam konteks ini, hanya ada satu nama yang memenuhi semua kriteria—Zidane.


Dampak Besar bagi Timnas Prancis

Pergantian pelatih di level tim nasional selalu membawa implikasi luas, terutama bagi negara dengan ekspektasi tinggi seperti Prancis.

Kedatangan Zidane diprediksi akan membawa beberapa perubahan penting:

1. Pendekatan Taktik Lebih Fleksibel

Zidane dikenal tidak terpaku pada satu sistem. Ia mampu menyesuaikan strategi berdasarkan kekuatan pemain—sesuatu yang bisa menjadi keuntungan besar bagi skuad Prancis yang penuh talenta.

2. Kedekatan Emosional dengan Pemain

Sebagai mantan legenda tim nasional, Zidane memiliki kredibilitas alami di mata pemain.

Hal ini bisa menciptakan hubungan yang lebih kuat di ruang ganti.

3. Ekspektasi Tinggi dari Publik

Di sisi lain, tekanan terhadap Zidane juga akan sangat besar.

Ia tidak hanya diharapkan sukses, tetapi juga mempertahankan standar tinggi yang telah dibangun Deschamps.


Momentum Menuju 2026: Transisi yang Dirancang Matang

Penunjukan Zidane setelah Piala Dunia 2026 bukan keputusan kebetulan.

Ini adalah strategi jangka panjang untuk memastikan transisi berjalan mulus tanpa mengganggu fokus tim saat turnamen berlangsung.

Dengan kata lain, Prancis tidak ingin mengulang kesalahan negara lain yang melakukan pergantian pelatih di momen yang kurang tepat.

Mereka memilih pendekatan yang lebih terstruktur dan minim risiko.


Kesimpulan: Era Baru yang Sarat Harapan

Kesepakatan antara Zidane dan Federasi Sepak Bola Prancis bukan sekadar pergantian pelatih biasa.

Ini adalah simbol pergantian generasi, baik di lapangan maupun di pinggir lapangan.

Dari Deschamps yang membangun fondasi, kini tongkat estafet akan berpindah ke Zidane yang diharapkan mampu membawa Prancis ke level berikutnya.

Jika semua berjalan sesuai rencana, maka setelah 2026, dunia akan menyaksikan babak baru dalam sejarah Les Bleus—dengan Zidane sebagai arsitek utamanya.

Editor : Mahendra Aditya
#zinedine zidane timnas prancis #zidane pelatih prancis #didier deschamps mundur #pelatih baru prancis 2026 #zidane france coach #berita sepak bola prancis #timnas prancis terbaru #zidane real madrid #pengganti deschamps #piala dunia 2026 prancis #federasi sepak bola prancis #zidane pelatih timnas #kabar zidane terbaru #pelatih prancis terbaru #les bleus 2026 #zidane kontrak prancis #berita bola eropa #pelatih top dunia #zidane comeback #strategi timnas prancis #pemain prancis generasi emas #pelatih elite eropa #zidane deschamps #berita bola terkini #sepak bola internasional