Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Tim Sambo dan Pencak Silat Jawa Tengah Jadi Juara Umum di PON Bela Diri Kudus 2025

Galih Erlambang Wiradinata • Rabu, 22 Oktober 2025 | 16:00 WIB

MEMUKAU: Tim Sambo Jateng merayakan hasil juara umum Cabor Sambo.
MEMUKAU: Tim Sambo Jateng merayakan hasil juara umum Cabor Sambo.
 

KUDUS- Pekan Olahraga Nasional (PON) bela diri 2025 di Kudus pada Cabor pencak silat Jawa Tengah mendominasi perolehan medali dan menjadi juara umum. Pesilat Jawa Tengah berhasil meraih enam medali emas pada Cabor silat.

Saat ini perolehan medali emas kontingen Jawa Tengah sudah mencapai 18 medali. Perak 18 medali, dan perunggu 18 medali. Jawa Tengah berada di peringkat tiga klasemen sementara perolehan medali.

Sementara peringkat pertama dihuni oleh Jabar dengan perolehan medali emas 26, perak sembilan, dan perunggu 27. Peringkat kedua sementara dihuni DKI Jakarta dengan memperoleh 21 emas, 13 perak, dan 22 perunggu.

Pada nomor seni tunggal perempuan Butsani Okta Yunita kontingen Jawa Tengah berhasil meraih nilai tertinggi 9900 poin usai mengalahkan kontingen asal Bali.

Di kelas e perempuan 65-70 kg tanding pesilat Jateng Kirana Tyas Savira berhasil mengandaskan dominasi kontingen NTB Baiq Taria dengan skor akhir 25-12.

Disusul kelas D 60-65 kg pesilat Jateng Syufi Nafiza Kharin menang telak atas lawannya Andhini Ayu asal Jambi dengan skor akhir 34-4.

Begitu juga dengan pesilat Jateng Ni Gusti Rosia Pratiwi pada kelas perempuan C 55-60 kg menang telak atas Paula Listi kontingen Sumatera Barat. Skor akhir Jateng 41-10.

Di kelas F tanding laki-laki 70-75 kg Muhammad Faizal Ivanda menang telak atas kontingen Lampung M. Rizki Tama. Skor akhirnya 39-9.

Rizki Mieko Yunandriya yang bertarung di kelas B tanding 50-55 kg mengandaskan Rezky Alfi Sahri. Jateng memperoleh skor 43, sementara lawannya kontingen Kalimantan Selatan 36.

Perolehan medali ini berpotensi akan terus ditambah oleh Jateng. Lantaran satu Cabor wushu belum dipertandingkan. Cabor wushu ini menjadi andalan dari Jawa Tengah.

Di samping itu, Cabor sambo juga mengikuti pencak silat. Kontingen Jawa Tengah berhasil mengoleksi lima medali emas, empat perak, dan tujuh perunggu.

Sementara itu, Manajer tim Pencak Silat Jateng, Sigit Infantoro menyampaikan rasa syukur atas raihan prestasi atletnya. Dia mengapresiasi para atlet yang telah bekerja keras dan berjuang di PON Bela Diri Kudus.

”Hasil ini di luar target sebelumnya, kami hanya ingin tiga emas. Namun kami bisa mengoleksi enam emas,” katanya.

Sigit mengakui pencapaian ini cukup istimewa mengingat waktu persiapan yang sangat singkat. Tentunya hampir semua daerah mengalami kendala yang sama.

Karena jadwal even yang berdekatan, kata dia, sebelumnya dengan even nasional lain seperti POMNas.

Rentetan prestasi sebelumnya diraih kontingen Jateng. Mereka berhasil menjadi juara umum POMNas 2025. Dari total 10 atlet yang diturunkan di Kudus, sekitar 80 persen merupakan peraih medali di ajang Pekan Olahraga Mahasiswa Nasional (POMNas).

"Kami menyelenggarakan latihan di beberapa sentra di Semarang, Solo, Klaten, Boyolali dengan dukungan pembinaan dari pusat pendidikan latihan olahraga pelajar,” katanya.

Sementara itu, salah satu peraih medali emas, M. Faizal Ivanda menyatakan rasa syukur atas keberhasilannya menundukkan lawan dari Lampung di partai final dengan skor telak 39–9. Dia mengakui lawannya di final cukup dan tangguh. Namun dewi fortuna berpihak ke Jawa Tengah.

"Pertandingan berjalan cukup sengit, tapi saya tetap fokus dan berusaha maksimal. Kemenangan ini berkat doa orang tua, kerja keras, dan fokus," katanya.

Ia mengungkapkan kunci kemenangannya adalah ketenangan dan pengalaman. Faizal sebelumnya sudah pernah bertemu lawannya itu di semifinal POMNas, sehingga mampu memetakan kelemahan dan kekuatannya.

Tim pencak silat Jateng yang diturunkan di PON Bela Diri Kudus 2025 ini dianggap sudah terbentuk dan matang. Tim ini berpotensi dan akan disiapkan menuju PON Nusa Tenggara Barat (NTB) dan Nusa Tenggara Timur (NTT) 2028.

Pelatih Sambo Jawa Tengah, Sunoto, mengungkapkan rasa puasnya atas pencapaian tim. Ia menjelaskan bahwa target lima medali emas memang sudah dicanangkan sejak awal.

“Target kami terpenuhi di Sambo ini. Kemarin sempat miss di kelas -88 kg karena Andreas Setyawan kalah dari DKI, tapi dari awal target kami memang lima emas, dan syukurlah semua bisa tercapai,” ujar Sunoto (gal)

Editor : Mahendra Aditya
#indonesia #PON Bela Diri 2025 #Kudus #olahraga