KUDUS - Laga hidup mati akan dijalani oleh Persiku Kudus melawan Persekat Tegal di Stadion Wergu Wetan pada Selasa (25/2).
Persiku hanya butuh hasil imbang agar bisa tetap bertahan di Liga 2.
Secara poin Persiku dan Persekat mengoleksi 13 poin. Apabila di laga tersebut Persiku imbang maka Persiku akan bertengger di klasemen akhir grup J.
Apabila Persiku kalah maka, Macan Muria akan bergantung pada hasil laga Persewar Waropen melawan Persibo Bojonegoro.
Persiku akan menjalani laga penentu play off degradasi apabila kalah, serta Persibo berhasil mampu menyalip selisih gol tim asal Kudus itu.
Pelatih Persiku Alfiat mengaku, meskipun timnya hanya butuh hasil imbang, dia memastikan tetap ingin bermain all out.
Hal ini untuk memperoleh hasil kemenangan dan untuk dipersembahkan kepada pendukung Persiku di laga puncak.
”Saya telah memberikan instruksi kepada pemain agar bermain all out, getih, dan kerja keras di lapangan,” ungkapnya.
Untuk pertandingan terakhir tersebut, Alfiat memastikan anak asuhnya siap bertempur di lapangan. Pemain dalam kondisi sehat.
”Kami sudah siapkan taktik untuk mempersiapkan melawan Persekat Tegal,” jelasnya.
Terkait opsi pemain depan, pihaknya akan melihat terlebih dahulu dalam ofisial training. Racikan pemain depan yang bertumpu pada Kito Chandra bisa saja akan dirombak.
Sementara itu, Pemain Persiku Kudus, Antoni Putro akan berjuang maksimal di pertandingan pamungkas tersebut.
Para pemain siap bermain ngotot untuk hasil maksimal.
”Kami para pemain akan bermain maksimal di laga pamungkas nanti,” katanya.
Terpisah, Pelatih Persekat Tegal, I Putu Gede mengaku, posisi timnya sejatinya dalam kondisi aman dan bertahan di Liga 2.
Hasil pertandingan melawan tak akan merubah status klubnya.
Pihaknya akan bermain secara profesional di laga penutup Liga 2 musim 2024/2025. Dia telah meminta pemainnya fokus untuk menghadapi partai tandang itu.
”Kalau ga fokus dampaknya bahaya, kami akan bermain profesional. Jika menang kami terhormat, kalah terhormat tidak mencederai sportivitas,” tandasnya. (gal/zen)
Editor : Ali Mustofa