Abrasi di Sarang Ditanggul 300 Meter Diguyur Rp 5,6 Miliar

Ali Mahmudi • Dipublikasikan Sabtu, 10 Oktober 2026 | 12:51 WIB
SURVEI: Bupati Rembang Harno didampingi Camat Sarang Nurwanto meninjau proyek pengamanan pantai di belakang Puskesmas Sarang 2, Jumat (9/10). (PROKOPIMDA UNTUK RADAR KUDUS)
SURVEI: Bupati Rembang Harno didampingi Camat Sarang Nurwanto meninjau proyek pengamanan pantai di belakang Puskesmas Sarang 2, Jumat (9/10). (PROKOPIMDA UNTUK RADAR KUDUS)

 

 

REMBANG - Bupati Rembang Harno meninjau proyek pengamanan pantai di belakang Puskesmas (Pusat Kesehatan Masyarakat) Sarang 2, Jumat (9/10). Proyek senilai Rp 5,6 miliar dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) itu untuk menyelamatkan fasilitas layanan publik dari ancaman abrasi.

Proyek Kementerian Pekerjaan Umum (PU) lewat Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pemali-Juana ini dikerjakan CV Caliarsa sepanjang 250-300 meter. Waktu pelaksanaan 194 hari dan ditargetkan rampung Desember 2026. Saat ini pengerjaan sudah berjalan dua bulan.

Camat Sarang Nurwanto mengatakan, tembok Puskesmas Sarang 2 sudah tergerus abrasi dan nyaris roboh. Jika tidak ditangani, pelayanan kesehatan warga bakal terganggu.

"Alhamdulillah, adanya pembangunan pengaman pantai bisa melindungi aset pemerintah, dari puskesmas maupun kanan kirinya," ujarnya.

Selain puskesmas, tanggul juga melindungi aset Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rembang lain di sekitarnya. Ada gedung Koordinator Wilayah (Korwil) Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kecamatan (Dikbudcam), kantor penyuluh Keluarga Berencana (KB), kantor kecamatan, serta kantor penyuluh pertanian.

Bupati Harno menyebut proyek ini merupakan program Presiden Prabowo Subianto.

"Tanggul pantai sudah dikerjakan dua bulan dan Desember harus selesai. Panjangnya hampir 300 meteran," pungkasnya.(noe/ali)

 

 

 

Editor : Ali Mahmudi
abrasi sarang dpu rembang harno hanies APBN 2026 BBWS Pemali-Juwana