Cek Jalan Rusak di Rembang, Bupati Harno Prioritaskan Ruas Antarkecamatan

Ali Mahmudi • Dipublikasikan Senin, 5 Oktober 2026 | 19:37 WIB
BLUSUKAN: Bupati Rembang Harno bersama jajaranya blusukan mengecek kerusakan jalan di Sumber Rembang.
BLUSUKAN: Bupati Rembang Harno bersama jajaranya blusukan mengecek kerusakan jalan di Sumber Rembang.

 

 

REMBANG – Bupati Rembang Harno turun langsung mengecek jalan rusak, Senin (5/10/2026). Jalan antarkecamatan menjadi prioritas dan ditargetkan mulai dikerjakan November-Desember tahun ini.

Dalam peninjauan itu, Harno menyisir ruas yang kondisinya paling parah. "Yang paling diutamakan itu jalan antarkecamatan. Insya Allah dikerjakan di bulan November, Desember ini," ujarnya.

Menurut Harno, jalan antarkecamatan diprioritaskan karena berperan penting bagi mobilitas warga. Ia juga meminta titik jalan yang membahayakan pengguna segera mendapat perhatian.

Penanganan, kata Harno, tidak hanya menyasar jalan utama, tetapi juga jalan penghubung antardesa, sesuai kebutuhan dan kewenangan pemerintah daerah.

Sejumlah proyek jalan dalam APBD induk 2026 kini sudah berjalan. Pemkab Rembang juga mempercepat persiapan proyek yang dianggarkan lewat Perubahan APBD 2026.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTARU) Rembang Maryosa menyatakan, peningkatan jalan yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) sudah dikerjakan, termasuk ruas Banyuurip-Pamotan. "Yang DAK Banyuurip juga sudah jalan," katanya.

Pekerjaan dalam anggaran induk, lanjut Maryosa, secara umum juga sudah berjalan. Kini DPUTARU menyiapkan proyek dalam perubahan anggaran agar segera dilaksanakan. "Yang induk sudah semua. Tinggal perubahan ini yang kita disuruh segerakan," ujarnya.

Ruas yang disiapkan lewat perubahan anggaran antara lain Sekararum-Krikilan, Jolotundo, dan Warugunung-Sendangmulyo. Untuk Sekararum-Krikilan, Pemkab menyiapkan sekitar Rp 3,3 miliar. Adapun peningkatan Jalan Warugunung-Sendangmulyo dialokasikan sekitar Rp 4 miliar.

Sementara itu, proyek yang sudah masuk APBD induk 2026 meliputi peningkatan Jalan Kaliombo-Sudo sekitar Rp 1 miliar dan pembangunan jalan poros Desa Candimulyo-Desa Sidomulyo sekitar Rp 2 miliar. Ada pula peningkatan Jalan Banyuurip-Pamotan sekitar Rp 12,5 miliar serta pemeliharaan berkala Jalan Landoh-Kerep-Kepohagung sekitar Rp 2,4 miliar.

Dengan percepatan itu, Pemkab Rembang berharap kondisi jalan membaik sehingga mobilitas warga dan konektivitas antarwilayah makin lancar. (*/ali)

Editor : Ali Mahmudi
bupati harno blusukan sarpras rembang perubahan apbd 2026 bupati cek jalan DPUPR Rembang