Gratis Masuk! Njajan Fest 3X Hadirkan 113 Tenant dan Beragam Hiburan di Rembang

Ali Mustofa • Dipublikasikan Sabtu, 3 Oktober 2026 | 10:34 WIB
NGALAP BERKAH: Panitia Njajan Fest tandu gunungan pambuka diiringi reog Siongo Wahyu Wibowo menuju Taman Kartini, Rembang, kemarin. (WISNU AJI/RADAR KUDUS)
NGALAP BERKAH: Panitia Njajan Fest tandu gunungan pambuka diiringi reog Siongo Wahyu Wibowo menuju Taman Kartini, Rembang, kemarin. (WISNU AJI/RADAR KUDUS)

REMBANG - Njajan Fest 3X resmi digelar di area dalam Taman Kartini Rembang pada 2 Oktober 2026.

Pembukaan festival kuliner dan hiburan tersebut diawali dengan arak-arakan Gunungan Pambuka, kemudian dilanjutkan pertunjukan Reog Singo Wahyu Wibowo dan tradisi royokan isi gunungan.

Pada siang harinya, rangkaian acara diteruskan dengan Kenduri Rasa.

Acara pembukaan dimulai sekitar pukul 10.00 WIB. Bupati Rembang Harno diwakili Plt Sekretaris Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Dinbudpar) Rembang, Isti Choma Wati.

Pembukaan turut dihadiri Kepala Dindagkopukm Rembang M. Mahfudz, panitia penyelenggara, serta perwakilan PT Semen Gresik. Prosesi pembukaan ditandai dengan pemecahan kendi.

Plt Kepala Dinbudpar Rembang, Isti Choma Wati, mengatakan penyelenggaraan Njajan Fest 3X tahun ini memiliki konsep berbeda dibandingkan gelaran sebelumnya.

Seluruh kegiatan utama dipusatkan di dalam kawasan Taman Kartini.

Menurutnya, pemindahan lokasi kegiatan ke area dalam taman diharapkan membuat pengunjung lebih nyaman saat menikmati berbagai kuliner dan hiburan yang disediakan.

”Harapannya penyelenggaraan di dalam pengunjung lebih nyaman. Apalagi sambil menikmati kuliner yang disediakan di arena Njajan Fest,” harapnya.

Area festival juga dibuat lebih steril dari kendaraan sehingga pengunjung dapat menikmati acara tanpa terganggu asap maupun polusi kendaraan. Sementara itu, akses masuk ke kawasan festival tidak dikenai tiket.

Penyelenggara telah menanggung biaya tiket masuk Taman Kartini bagi pengunjung. Biasanya, tiket masuk kawasan tersebut dikenakan tarif sekitar Rp5.000 per orang.

Isti berharap konsep baru tersebut dapat membuat Njajan Fest tahun ini berlangsung lebih meriah. Selain digelar selama tiga hari, jumlah tenant yang berpartisipasi juga bertambah.

Ketua panitia Njajan Fest 3X, Achmad Ghufron Nurrosyid, mengatakan gelaran tahun ini dikemas lebih besar dengan berbagai kegiatan yang berlangsung selama tiga hari, mulai 2 hingga 4 Oktober.

Taman Kartini Rembang disulap menjadi pusat kuliner, hiburan, kreativitas, dan kegiatan komunitas. Sebanyak 113 tenant ikut meramaikan festival tersebut.

Selain kuliner, pengunjung dapat menikmati berbagai pertunjukan dan kegiatan. Festival menyediakan enam zona pertunjukan dengan penampilan sekitar 15 musisi dari berbagai generasi.

Sejumlah kesenian tradisional juga turut ditampilkan, seperti reog dan barongan serta pertunjukan musik keroncong.

Ada pula Kenduri Rasa, sembilan ajang pencarian bakat, kolaborasi permainan tradisional dengan komunitas, hingga balapan Tamiya.

”Seluruhnya gratis masuk di Taman Kartini, hanya parkir di luar Taman Kartini,” katanya. 

Berbagai perlombaan juga disiapkan bagi pengunjung, mulai dari lomba beregu tingkat TK, solo tingkat SD, hingga tari berpasangan.

Tersedia pula lomba fashion show serta mewarnai untuk peserta tingkat TK dan SD.

Salah satu area kolam bebek di dalam Taman Kartini juga dimanfaatkan dan diubah menjadi ruang pertunjukan berbentuk amfiteater.

Seluruh kegiatan di dalam Taman Kartini dapat diikuti secara gratis. Pengunjung hanya perlu membayar biaya parkir yang berada di luar kawasan taman.

Njajan Fest 3X juga menjadi bagian dari upaya mendorong perkembangan pelaku UMKM di Rembang.

Kepala CSR PT Semen Gresik Pabrik Rembang, Taufik Susanto, mengatakan pihaknya menggandeng Rumah BUMN Rembang untuk menginisiasi kegiatan tersebut.

Festival tidak hanya menjadi ruang promosi produk kuliner.

Di dalamnya juga terdapat berbagai program pendampingan bagi UMKM, mulai dari penguatan branding digital, pengelolaan media sosial, penggunaan transaksi berbasis QRIS, hingga sertifikasi.

Program tersebut diharapkan dapat membantu UMKM binaan meningkatkan kapasitas usaha dan berkembang ke tingkat yang lebih tinggi.

Pada gelaran sebelumnya, sekitar 91 UMKM binaan ikut berpartisipasi. Dalam pelaksanaan selama tiga hari, para peserta berhasil mencatatkan omzet sekitar Rp1,15 miliar.

Untuk pelaksanaan 2026, jumlah peserta ditargetkan meningkat menjadi lebih dari 120 hingga 150 UMKM. Seiring bertambahnya peserta dan aktivitas festival, target omzet juga dipatok lebih tinggi, yakni sekitar Rp2,5 miliar.

”Mudah-mudahan tahun 2026 peserta bertambah, targetnya diatas 120-150, target omzet sekitar 2,5 miliar,” Optimistisisnya.

Pemilihan Taman Kartini sebagai lokasi kegiatan sekaligus menjadi bagian dari upaya menghidupkan kembali ruang publik yang memiliki nilai sejarah.

Dengan berbagai kegiatan ekonomi dan budaya, kawasan tersebut diharapkan kembali menjadi salah satu pusat aktivitas masyarakat Rembang.

Melalui perpaduan kuliner, seni, hiburan, UMKM, dan komunitas, Njajan Fest 3X tidak hanya menjadi ajang wisata kuliner, tetapi juga membuka ruang bagi pelaku usaha dan masyarakat untuk berinteraksi sekaligus menggerakkan aktivitas ekonomi daerah. (noe)

 

Editor : Ali Mustofa
Njajan Fest 3X PT Semen Gresik umkm rembang rembang taman kartini rembang