REMBANG – Pabrik tas di Jalan Nasional Rembang-Lasem, Desa Pasarbanggi, Kecamatan Rembang, terbakar pada Jumat sore(2/10). Api berhasil dipadamkan sekitar dua jam setelah laporan masuk.
Kepanikan karyawan saat kebakaran terekam dalam video yang beredar luas. Mereka berhamburan keluar gedung. Sebagian khawatir sepeda motornya yang terparkir di dalam ikut terbakar.
"Kobongan, kobongan! Panas banget iki!" teriak seorang karyawan dalam video.
"Heh, motore aman ora? Iku motore sapa?" sahut suara lain.
Pantauan di lokasi, pintu utama pabrik tertutup rapat. Situasi di depan pabrik lengang. Hanya tampak sejumlah personel Polres Rembang berjaga.
Sekretaris BPBD Rembang M. Luthfi Hakim membenarkan kebakaran tersebut. Menurut dia, pihak pabrik awalnya berusaha memadamkan api dengan alat pemadam api ringan (APAR). Namun, peralatan itu tidak memadai.
"Sudah dibantu APAR pabrik, tapi tidak memadai. Lalu mereka menghubungi kami," ujarnya.
Laporan kebakaran masuk ke Damkar pukul 15.33 WIB. Satu mobil pemadam besar dan satu tangki suplai air dikerahkan ke lokasi. Sekitar pukul 17.00 WIB, api berhasil dikuasai dan petugas meninggalkan lokasi.
Hingga kini, jenis material yang terbakar belum dapat dipastikan. Penyebab kebakaran serta nilai kerugian juga masih belum diketahui.
Luthfi menambahkan, pasokan air Damkar sempat berkurang karena sebelumnya dipakai memadamkan kebakaran di TPA Landoh, Kecamatan Sulang.
"Baru terisi separuh dari kapasitas 40.000 liter di pos induk," pungkasnya. (noe/ali)
Editor : Ali Mahmudi