NGAJI KEBANGSAAN: KH Ahmad Bahauddin Nursalim (Gus Baha) bersama Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo hadir dalam Ngaji Kebangsaan di Ponpos LP3IA Narukan, Kragan, Rembang.
REMBANG – Pengasuh Pondok Pesantren Lembaga Pembinaan Pendidikan dan Pengembangan Ilmu Al-Qur’an (LP3IA) Narukan, Kecamatan Kragan, Rembang, KH Ahmad Bahauddin Nursalim (Gus Baha), mengingatkan personel Polri pentingnya menjaga kejujuran dan amanah dalam menjalankan tugas.
Pesan tersebut disampaikan dalam kegiatan pengajian dan pembinaan rohani personel Polri yang digelar di Ponpes LP3IA Narukan, kemarin. Kegiatan diikuti personel Polri dan unsur terkait.
Pengajian menjadi bagian dari pembinaan mental dan spiritual personel. Penguatan keimanan, ketakwaan, dan akhlak diharapkan menjadi landasan dalam menjalankan tugas sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.
Dalam tausiyahnya, Gus Baha menyampaikan pentingnya nilai kejujuran, kesabaran, keikhlasan, tanggung jawab, serta keteladanan dalam menjalankan amanah.
Nilai-nilai tersebut menjadi bekal moral bagi personel dalam menghadapi berbagai persoalan saat bertugas. Sikap profesional juga perlu berjalan bersama tanggung jawab moral kepada masyarakat.
Kegiatan berlangsung khidmat. Kehadiran Gus Baha menjadi momentum bagi personel untuk mendapatkan penguatan keagamaan sekaligus mempererat silaturahmi antara Polri dengan ulama dan lingkungan pesantren.
Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo yang hadir dalam kegiatan tersebut juga menyampaikan pentingnya hubungan ulama dan umarah dalam kehidupan berbangsa.
“Ulama ibarat lentera yang selalu menerangi dalam kegelapan dan ibarat kompas yang menunjukkan jalan agar kita tidak tersesat,” ujar Listyo.
Menurutnya, kepolisian memiliki tugas menjaga keteraturan sosial melalui perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat.
Pendekatan humanis dan dialogis terus dikedepankan dalam pelaksanaan tugas.
Pengajian bersama Gus Baha diharapkan dapat memperkuat mental dan spiritual personel Polri. Nilai keagamaan diharapkan tercermin dalam sikap, perilaku, serta pelayanan kepada masyarakat.
Kegiatan tersebut sekaligus memperkuat sinergi Polri dengan ulama dan pesantren dalam mendukung terciptanya kehidupan masyarakat yang aman, tertib, dan harmonis. (noe/ali)
Editor : Ali Mahmudi