REMBANG - Warga Desa Kasreman, Kecamatan/Kabupaten Rembang, digegerkan temuan mayat laki-laki terbakar di dekat lahan tebu, Kamis sore (24/9). Korban mengalami luka bakar 60 persen dari kaki hingga badan. Teridentifikasi bernama Sungatno, 65 tahun, petani setempat.
"Betul ada informasi ditemukan orang tua meninggal dunia akibat kebakaran," kata Kapolsek Rembang, AKP Sulhan Mulyadi, kepada Jawa Pos Radar Kudus, Kamis malam.
Kronologi bermula saat saksi Karyono, warga Kasreman, hendak ke sawah sekitar pukul 16.30 WIB. Ia melihat kepulan asap di dekat lahan milik Ali yang ditanami tebu.
Saksi kemudian menghubungi Ali untuk memastikan apakah sengaja membakar lahan. Pemilik lahan mengaku tidak melakukan pembakaran. Saat dicek ke lokasi, ternyata di sebelah lahannya sudah ada bekas terbakar.
"Setelah mengecek, saksi dan pemilik lahan menemukan orang tergeletak dengan luka bakar kurang lebih 60 persen, kaki sampai separuh badan," terang Sulhan.
Temuan itu dilaporkan ke kepala desa, diteruskan ke Bhabinkamtibmas dan Polsek Rembang. Piket Reskrim, Inafis, dan tim medis Puskesmas Rembang 2 langsung menuju TKP. Medan sulit, mobil tak bisa masuk.
"Petugas harus jalan kaki. Sampai di lokasi menjelang Magrib bersama dokter dan perawat. Di lapangan tidak ditemukan tanda kekerasan. Kematian akibat terbakar," katanya.
Polisi menyebut korban memiliki lahan di sebelah kebun tebu. Diduga korban membakar jerami sisa panen padi pada siang hari. Saat itu angin kencang, tebu yang masih pendek dan kering ikut tersambar.
"Takut atau gugup, korban kemungkinan mencoba memadamkan. Asap pedas mengganggu pernapasan. Entah lari mau mematikan api di lahan tebu sebelah, mungkin takut ganti rugi. Akhirnya tidak terasa terbakar dan terjatuh," imbuhnya.
Usai pemeriksaan luar, jenazah dibawa ke rumah duka dan dimakamkan malam itu juga di pemakaman umum desa setempat. (noe/ali)
Editor : Ali Mahmudi