Video Viral Diduga Bullying di SD Kedungasem Rembang, Ternyata Cuma Salah Paham

Ali Mahmudi • Dipublikasikan Selasa, 22 September 2026 | 22:09 WIB
WISNU AJI/RADAR KUDUS
BERAKHIR DAMAI: Pihak SDN 2 Kedungasem didampingi pengawas, Dindikpora, Babinsa, Bhabinkamtibmas, dan orang tua Vino memberikan klarifikasi atas kesalahpahaman antarmurid sempat viral di media sosial kemarin.
WISNU AJI/RADAR KUDUS
BERAKHIR DAMAI: Pihak SDN 2 Kedungasem didampingi pengawas, Dindikpora, Babinsa, Bhabinkamtibmas, dan orang tua V memberikan klarifikasi atas kesalahpahaman antarmurid sempat viral di media sosial kemarin.

 

REMBANG – Dugaan bullying di SDN 2 Kedungasem, Kecamatan Sumber, Rembang, sempat viral di media sosial, akhirnya berakhir damai. Pihak sekolah dan keluarga siswa sepakat berdamai lewat mediasi, Selasa (22/9).

Surat pernyataan bersama ditandatangani Kepala SDN 2 Kedungasem Juminah dan Puji Armida, orang tua siswa pembuat video keberatan di media sosial.

Kasus ini bermula dari kesalahpahaman antarmurid pada Jumat dan Sabtu (18-19/9). Video keberatan orang tua siswa berinisial V itu kemudian viral dan memicu polemik.

Hasil mediasi menyepakati empat poin. Pertama, kedua pihak saling memaafkan dan menilai kejadian itu sebagai perselisihan wajar antaranak, bukan bullying.

Kedua, kesepakatan dimediasi Kepala Sekolah, pengawas, Dindikpora, Kepala Desa Kedungasem, dan Polsek Sumber. Ketiga, orang tua Vino akan membuat klarifikasi ulang lewat video. Keempat, sekolah berkomitmen memperketat pengawasan terhadap siswa.

Puji Armida mengaku video itu ia buat sendiri sebagai curahan hati, bukan untuk disebarluaskan.

“Video saya buat sendiri. Ada yang mengunggah, saya tidak kenal siapa. Di media sosial saya tidak tahu dan tidak dimintai izin,” katanya saat ditemui di sekolah.

Ia menyampaikan permintaan maaf kepada pihak sekolah dan menegaskan persoalan ini sudah selesai secara kekeluargaan.

Kepala SDN 2 Kedungasem Juminah menegaskan tidak ada unsur bullying dalam kejadian tersebut.

“Itu hal biasa. Kejadian itu di luar jam sekolah, orang tua tidak tahu secara langsung. Mungkin saat anak ditanya, ia takut sehingga ceritanya jadi berbeda,” ujarnya.

Ia menambahkan, kedua pihak kini telah saling memaafkan dan berharap kejadian serupa tidak terulang.

“Semoga SDN 2 Kedungasem ke depan bisa melaksanakan kegiatan lebih baik,” pungkasnya. (noe/ali)

 

Editor : Ali Mahmudi
sdn 2 kedungasem rembang bullying siswa koramil sumber dindikpora rembangg polsek sumber