REMBANG – RS Keluarga Sehat Rembang sukses menggelar persalinan Sectio Caesarea (SC) perdana dengan metode Enhanced Recovery After Caesarean Surgery (ERACS), Sabtu (20/9/2026). Seorang bayi perempuan lahir dengan kondisi baik.
Persalinan ditangani dr. Silvy Kusuma Dewi, Sp.OG, bersama tim medis rumah sakit. Dr. M. Fathoni Kurnia, Sp.A, mendampingi untuk pelayanan kesehatan bayi.
ERACS merupakan metode operasi caesar yang dirancang mempercepat pemulihan ibu pascaoperasi. Pengelolaan nyeri yang lebih optimal, mobilisasi lebih dini, serta perawatan terstruktur sebelum dan sesudah operasi membuat ibu lebih cepat pulih dan nyaman. Penerapannya tetap menyesuaikan kondisi klinis tiap pasien, dengan keselamatan ibu dan bayi sebagai prioritas.
Rumah sakit itu juga menyediakan layanan rawat gabung. Begitu kondisi ibu dan bayi stabil, keduanya dirawat dalam satu ruang untuk mendukung proses menyusui dan kedekatan emosional.
Keberhasilan SC perdana ini menjadi tonggak baru pengembangan layanan kebidanan dan kandungan di RS Keluarga Sehat Rembang.
Sebagai bentuk apresiasi, Direktur Utama PT Keluarga Sehat Coverall dr. Benny Purwanto, MARS, P.H.Eng, merealisasikan komitmennya. Pasien SC perdana tersebut mendapat upgrade gratis ke Suite Room tanpa biaya tambahan, plus bebas biaya tindakan operasi.
"Keberhasilan persalinan SC perdana dengan metode ERACS ini menjadi momentum yang sangat berarti bagi RS Keluarga Sehat Rembang. Kami bersyukur seluruh proses berjalan baik. Apa yang telah kami janjikan kepada pasien, kami penuhi sebagai bentuk komitmen memberikan pelayanan terbaik," ujar dr. Benny.
Direktur RS Keluarga Sehat Rembang dr. H. Irawan Sanjoto Putro, Sp.OG, menyebut keberhasilan ini sebagai langkah awal pengembangan layanan kesehatan ibu dan anak.
"ERACS dan layanan rawat gabung merupakan bagian dari upaya kami menghadirkan pengalaman persalinan yang aman, nyaman, serta mendukung pemulihan ibu dan kedekatan ibu dengan bayi sejak awal," ungkapnya.
RS Keluarga Sehat Rembang berkomitmen terus mengembangkan layanan kesehatan ibu dan anak yang terintegrasi, dengan mengutamakan keselamatan pasien, kualitas layanan, dan kenyamanan keluarga. (*/ali)
Editor : Ali Mahmudi