HUT Kelenteng Hok Tik Bio ke-171, Pantura Rembang Buka-Tutup 3 Jam - Ini Jalur Alternatifnya

Ali Mahmudi • Dipublikasikan Jumat, 18 September 2026 | 19:08 WIB
WISNU AJI/RADAR KUDUS
SIAP DIARAK: Puluhan kim sin siap diarak keliling kota saat kirab akbar HUT ke-171 Klenteng Hok Tik Bio Rembang Minggu 20 September 2026.
WISNU AJI/RADAR KUDUS
SIAP DIARAK: Puluhan kim sin siap diarak keliling kota saat kirab akbar HUT ke-171 Kelenteng Hok Tik Bio Rembang Minggu 20 September 2026.

 

 

REMBANG - Pengendara yang akan melintas Jalur Pantura Rembang pada Minggu (20/9) besok harus siap-siap mengatur waktu perjalanan. Satlantas Polres Rembang akan memberlakukan sistem buka tutup arus selama 3 jam di jalur Pantura Karanggeneng - Tasikagung.

Penutupan itu bukan tanpa alasan. Kelenteng Hok Tik Bio Rembang akan menggelar hajat besar, Kirab Akbar Budaya dalam rangka HUT ke-171. Acara sakral ini digelar hanya 10 tahun sekali dan dipastikan akan berlangsung sangat meriah.

Wakil Ketua Panitia, Hadi Warsito menyebut kirab kali ini akan diikuti 33 kelenteng dari berbagai daerah. "Peserta kirab akan menempuh jarak 4,3 km. Ada 33 klenteng yang berpartisipasi, dari Jateng, Jatim dan terjauh Jakarta," kata Hadi Warsito didampingi Humas Budi Utomo, kemarin (18/9).

Sebelum kirab akbar, panitia telah menyiapkan rangkaian acara. Pada Sabtu (19/9) akan dilakukan penerimaan kim sin, yakni patung atau rupang dewa-dewi yang akan diarak.

Malam harinya akan ada pagelaran liong samsi. Puncaknya Minggu pagi diawali sembahyang bersama dan penyerahan kim sin sebelum diberangkatkan keliling kota.

Kasat Lantas Polres Rembang, AKP Ryan Mitha Pangesty menjelaskan, rombongan kirab diperkirakan akan menyeberang jalur Pantura mulai pukul 10.00 hingga 12.00 WIB. Diperkirakan ada 30-40 kelompok peserta yang akan melintas. "Kegiatan akan dilaksanakan Minggu (20/9), perkiraan pukul 10.00 pagi sampai 14.00, harapannya arus sudah lancar," ungkapnya.

Untuk mengantisipasi kemacetan panjang, Satlantas menyiapkan rekayasa lalu lintas. Selama kirab berlangsung, Pantura tidak ditutup total, melainkan sistem buka tutup secara bergantian.

Bagi kendaraan roda dua, roda empat, dan truk kecil, polisi menyiapkan jalur lingkar kota. Dari arah barat, pengendara dari Pentungan diarahkan ke selatan dan tembus di Perempatan Galonan serta Pertigaan Soklin.

Begitu pula sebaliknya dari arah timur, dari Soklin masuk Galonan menuju Jeruk dan keluar lagi di Pentungan.

Sementara untuk kendaraan berat sumbu tiga ke atas dengan bobot di atas 10 ton, Satlantas menghimbau untuk menepi dan beristirahat sejenak di kantong parkir yang disediakan. Langkah ini untuk menghindari antrean panjang di jalur Pantura.

Adapun rute lengkap kirab dimulai dari Klenteng Selatan Hok Tik Bio di Jl KS Tubun Sugihan, menuju Klenteng Utara Tjoe Hwie Kiong di Jl Pelabuhan No 1 Pabean Tasikagung. Rombongan kemudian menyeberang jalur Pantura timur Jembatan Karanggeneng, memutar sekitar 100-150 meter melewati samping masjid.

Selanjutnya rombongan masuk Jl Tembok Malang, Jl dr Wahidin, Perempatan Zaeni - di lokasi ini akan ada atraksi -, lalu Perempatan Tetek Sepur dan kembali finish di Klenteng Hok Tik Bio.

Petugas mengimbau pengguna jalan untuk mematuhi arahan petugas di lapangan dan menggunakan jalur alternatif agar perjalanan tetap lancar. (noe/ali)

Editor : Ali Mahmudi
hut kelenteng Hok Tik Bio 2026 33 kelenteng ikut kirab Rembang hari ini Satlantas Polres Rembang pantura rembang