INOVASI : Plt Direktur PDAM Rembang Fahrudin bersama karyawan PDAM saat menindaklanjuti inovasi rencana pengembangan usaha baru dibidang air minum kemasan beberapa waktu lalu.
REMBANG – Perumda Air Minum Banyumili Rembang bersiap masuk bisnis air minum kemasan. PDAM menggandeng perusahaan milik BUMN, Tirta 1 Malang, Jawa Timur.
Kerjasama ini ditargetkan segera ditandatangani melalui MoU dalam waktu dekat.
Plt Direktur PDAM Banyumili Rembang, Fahrudin, membenarkan rencana tersebut. Produk yang disiapkan berupa air minum kemasan gelas, botol, dan galon dengan merek "Banyumili Rembang".
”Betul, PDAM akan membuat usaha baru air minum kemasan. Kita branding dengan nama Banyumili Rembang,” ujar Fahrudin kepada Jawa Pos Radar Kudus.
Selama belum mampu mendirikan pabrik sendiri, produksi dan branding awal akan dilakukan Tirta 1. Skema kerjasama bagi hasil.
”Kalau belum bisa mendirikan perusahaan sendiri, pasokan tetap dari sana. Semua diusahakan dari sana, termasuk branding,” jelas Fahrudin.
Rembang memiliki potensi sumber air baku. Lokasinya di wilayah Bulu dan Mantingan. Potensi itu menjadi dasar pengembangan usaha baru ini.
Tahap awal, air minum kemasan Banyumili akan dipasarkan ke instansi dan unit kerja di lingkungan Pemkab Rembang. Masyarakat umum juga dipersilakan membeli.
Fahrudin mengajak warga mendukung produk daerah.”Kalau masyarakat ingin memajukan perusahaan daerah untuk menambah pendapatan, mestinya kita gunakan produk sendiri,” katanya.
Beberapa waktu lalu, Fahrudin bersama jajaran PDAM sudah bertandang ke Jawa Timur untuk membahas rencana kerjasama.
Jika berjalan, usaha ini ditargetkan membagi dividen ke kas daerah. Keuntungan finansial langsung masuk anggaran pembangunan.
Selain sisi bisnis, pengembangan ini juga untuk memperluas akses air bersih yang merata, terjangkau, dan sehat bagi warga Rembang. (noe/ali)
Editor : Ali Mahmudi