TINGGAL PUING: Atap musala Al Fikriyyah Dukuh Jentir, Desa Logede, Kecamatan Sumber, ambruk setelah diterjang angin kencang, Sabtu siang (12/9).
REMBANG – Musala Al Fikriyyah di Dukuh Jentir, Desa Logede, Kecamatan Sumber, ambruk total, Sabtu sore (12/9). Atap kayu yang telah berusia 19 tahun dan tak pernah direnovasi menjadi salah satu penyebab bangunan tersebut tak mampu bertahan saat diterjang angin kencang.
Musala yang dibangun sejak 2006 itu mendadak runtuh setelah angin kencang melanda wilayah tersebut sekitar pukul 15.30. Kondisi kayu penyangga yang sudah lapuk dan keropos membuat struktur atap semakin rapuh.
Begitu diterjang angin, atap musala langsung ambrol. Kayu dan genteng berserakan di lantai. Bangunan yang selama ini menjadi tempat ibadah warga Dukuh Jentir itu pun tak lagi bisa digunakan sebagaimana mestinya.
Wakil Ketua BPD Logede yang juga takmir Musala Al Fikriyyah, Muslim membenarkan bahwa bagian atap musala memang belum pernah direnovasi sejak bangunan didirikan.
"Leres mas, (benar)" kata Muslim singkat saat dikonfirmasi.
Beruntung, kejadian tersebut tidak menimbulkan korban jiwa. Namun, ambruknya musala menjadi pukulan bagi warga karena tempat ibadah tersebut selama ini menjadi salah satu fasilitas penting bagi masyarakat setempat.
Pasca-kejadian, warga bersama takmir bergotong royong membersihkan puing-puing bangunan. Mereka juga mulai mendata kerusakan dan kebutuhan untuk pembangunan kembali.(*/ali)
Editor : Ali Mahmudi