Kebakaran di Desa Pulo Rembang Merenggut Nyawa Lansia, Kerugian Tembus Rp100 Juta

Ali Mahmudi • Dipublikasikan Rabu, 19 Agustus 2026 | 11:56 WIB
PADAMKAN API: Warga dan petugas damkar Rembang berjibaku memadamkan api di kediaman warga Desa Pulo Rembang Rabu dini hari (19/8). (BPBD REMBANG/RADAR KUDUS)
PADAMKAN API: Warga dan petugas damkar Rembang berjibaku memadamkan api di kediaman warga Desa Pulo Rembang Rabu dini hari (19/8). (BPBD REMBANG/RADAR KUDUS)

REMBANG — Kebakaran hebat melanda sebuah rumah di Dukuh Ngrandu, RT 03 RW 02, Desa Pulo, Kecamatan Rembang pada Rabu (19/8) dini hari.

Peristiwa tragis ini merenggut nyawa pemilik rumah yang merupakan seorang lansia, serta meluluhlantakkan bangunan beserta isinya.

Plt. Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Rembang, Emanuel Risangsoko Christandono, melalui Plt. Kabid Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan BPBD Rembang, Erwin Rahardyan, menyampaikan bahwa informasi kebakaran pertama kali diterima oleh tim pemadam pada pukul 00.13 WIB dari warga setempat.

Menanggapi laporan darurat tersebut, armada pemadam langsung dikerahkan dan tiba di lokasi delapan menit kemudian.

Satu unit mobil pemadam utama beserta dua armada tangki penyuplai air diterjunkan ke tempat kejadian perkara (TKP).

Petugas gabungan bersama warga sekitar langsung berjibaku memadamkan si jago merah yang mengamuk di tengah malam.

Nahas, pemilik rumah yakni Subakri bin Kemis (67) ditemukan sudah dalam keadaan meninggal dunia di area ruang makan.

Berdasarkan informasi awal, korban diketahui memiliki riwayat penyakit komplikasi, sementara penyebab pasti kematiannya masih dalam proses penanganan pihak berwenang.

"Begitu laporan masuk, tim Damkar BPBD langsung bergerak cepat ke lokasi untuk memadamkan api dan mengevakuasi penghuni rumah. Kami menyayangkan musibah ini dan turut berduka cita atas meninggalnya pemilik rumah," ujar Erwin .

Proses pemadaman dan evakuasi di lapangan sempat diwarnai kepanikan dan kendala teknis.

Arus listrik yang masih mengalir di lokasi kejadian sempat menyengat beberapa petugas dan warga yang mencoba memadamkan api.

Akibatnya, penanganan sempat tertahan beberapa saat hingga petugas dari PLN tiba di lokasi untuk memutus total aliran listrik demi keselamatan penanganan.

"Arus listrik yang masih menyala sempat membahayakan warga dan petugas di lapangan. Kami mengimbau masyarakat untuk selalu memeriksa kelayakan instalasi listrik di rumah masing-masing guna mengantisipasi bahaya korsleting," imbaunya.

Kobaran api akhirnya berhasil dipadamkan secara menyeluruh sekitar pukul 02.31 WIB setelah dilakukan pendinginan dan penyisiran area.

Selain merenggut korban jiwa, kebakaran yang diduga dipicu korsleting listrik ini menghanguskan seluruh bangunan rumah dan satu unit sepeda motor dengan total kerugian materiil ditaksir mencapai Rp100 juta. (noe/ali)

 

Editor : Ali Mahmudi
kebakaraan rembang kebakaran tewaskan lansi pulo md tewas kebakaran rembang hari inj bpbd rembang