PMI Rembang Canangkan Bulan Dana Kemanusiaan 2026, Bidik Rp 775 Juta

Ali Mahmudi • Dipublikasikan Selasa, 11 Agustus 2026 | 17:17 WIB
WISNU AJI/RADAR KUDUS

SEMANGAT BERSAMA: Bupati Rembang Harno menyerahkan simbolis pencanangan Bulan Dana Kemanusiaan PMI kepada Kajari Rembang Rully Mutiara, didampingi Ketua PMI Rembang dr Samsul Anwar.
WISNU AJI/RADAR KUDUS
SEMANGAT BERSAMA: Bupati Rembang Harno menyerahkan simbolis pencanangan Bulan Dana Kemanusiaan PMI kepada Kajari Rembang Rully Mutiara, didampingi Ketua PMI Rembang dr Samsul Anwar.

 



REMBANG – Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Rembang resmi mencanangkan Bulan Dana Kemanusiaan 2026 dengan target penghimpunan dana Rp 775 juta. Penggalangan dana berlangsung hingga Desember mendatang, memanfaatkan teknologi digital seperti QRIS untuk mempermudah masyarakat berdonasi.

Pencanangan digelar di pendapa rumah dinas Bupati Rembang, dihadiri Bupati Rembang Harno beserta unsur Forkopimda, Sekda Rembang Fahrudin, Asisten III Sekda, Ketua PMI Rembang dr Samsul Anwar, dan jajaran pengurus PMI Rembang. Ketua Bulan Dana PMI yang juga Kajari Rembang, Rully Mutiara, turut hadir dalam kegiatan tersebut.

Ketua PMI Kabupaten Rembang dr Samsul Anwar menyampaikan, target tahun ini naik dibanding tahun lalu yang sebesar Rp 750 juta. Dana yang terkumpul, menurutnya, akan kembali dimanfaatkan untuk masyarakat.

”Salah satunya untuk membantu apabila ada bencana atau musibah di Kabupaten Rembang, bahkan di luar Kabupaten Rembang,” kata Samsul kepada awak media usai pencanangan, kemarin.

Ia menegaskan, penggalangan Bulan Dana Kemanusiaan bersifat sukarela. Masyarakat dapat menyalurkan donasi melalui QRIS, transfer, maupun kupon yang disebar di masing-masing wilayah. Khusus PNS, donasi bisa dipotong langsung dari gaji setelah mendapat persetujuan, sehingga tidak memberatkan.

Samsul juga menyebut, PMI Kabupaten Rembang meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Kantor Akuntan Publik (KAP) pada 2025. Opini tersebut menunjukkan laporan keuangan PMI telah disajikan secara wajar dan sesuai standar akuntansi.

Sementara itu, Rully Mutiara mengimbau masyarakat dan seluruh SKPD agar menyisihkan sebagian rezekinya untuk kemanusiaan. Dana yang terkumpul, kata dia, akan disalurkan saat terjadi bencana, musibah, atau kebakaran, baik di tingkat daerah, provinsi, maupun nasional.

Rully turut menekankan pentingnya pertanggungjawaban atas setiap dana yang terkumpul agar tidak disalahgunakan. Soal besaran target Rp 775 juta, ia optimistis angka tersebut bisa tercapai lewat sosialisasi yang melibatkan SKPD, kecamatan, hingga dukungan langsung dari Bupati.

”Insyaallah bisa tercapai dari Agustus sampai akhir Desember. Kalaupun tidak tercapai, namanya juga sumbangan sukarela,” ujarnya.

Sekda Rembang Fahrudin menyampaikan apresiasi kepada Kajari selaku Ketua Bulan Dana Kemanusiaan PMI dan berharap program ini didukung seluruh unit kerja di Kabupaten Rembang agar target tercapai.

”PMI merupakan lembaga dengan fungsi sosial untuk membantu masyarakat, baik di Kabupaten Rembang maupun secara nasional. Kami berharap seluruh dinas dan warga mendukung pelaksanaan bulan bakti ini, sehingga hasilnya bisa dimanfaatkan dengan benar oleh masyarakat,” harapnya.

Bupati Rembang Harno menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Ketua PMI beserta jajarannya atas kinerja yang telah berjalan baik selama ini. Ia menyoroti maraknya kebakaran dan kekeringan yang belakangan terjadi di wilayah Rembang, sehingga uluran tangan dari PMI, Baznas, dan berbagai pihak sangat dibutuhkan.

”Mari sengkuyung bersama-sama untuk kemanusiaan ini,” pungkasnya. (noe/ali)

 

Editor : Ali Mahmudi
bulan dana pmi rembang 2026 harno hanies Rembang hari ini pmi rembang Kajari Rembang