Festival Mewarnai PAUD di Rembang Bikin Anak Makin Kreatif, Belajar Jadi Lebih Seru!

Mahendra Aditya Restiawan • Dipublikasikan Selasa, 28 Juli 2026 | 19:46 WIB
SEMANGAT: Direktur Jawa Pos Radar Kudus Baehaqi didampingi Pengawas TK saat meninjau pelaksanaan penyisihan Festival Mewarnai di TKN 2 Rembang kemarin. (WISNU AJI/RADAR KUDUS)
SEMANGAT: Direktur Jawa Pos Radar Kudus Baehaqi didampingi Pengawas TK saat meninjau pelaksanaan penyisihan Festival Mewarnai di TKN 2 Rembang kemarin. (WISNU AJI/RADAR KUDUS)

REMBANG – Belajar ternyata nggak melulu soal duduk manis di kelas. Lewat Festival Mewarnai PAUD hasil kolaborasi Jawa Pos Radar Kudus bersama Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Dindikpora) Kabupaten Rembang, ratusan anak usia dini diajak belajar sambil bermain dengan cara yang menyenangkan.

Festival ini mendapat sambutan hangat dari sekolah, guru, hingga orang tua. Bukan tanpa alasan, kegiatan mewarnai dinilai mampu mengembangkan kreativitas sekaligus melatih kemampuan motorik halus anak sejak usia dini.

Yang menarik, para peserta menuangkan kreativitas mereka pada media koran khusus yang telah disiapkan Jawa Pos Radar Kudus. Seluruh proses diawali dari babak penyisihan yang digelar serentak di sekolah maupun kecamatan masing-masing.

Suasana pun berubah menjadi penuh warna. Anak-anak dari jenjang Kelompok Bermain (KB) hingga Taman Kanak-Kanak (TK) tampak antusias memilih warna favorit, berkreasi, sekaligus menikmati pengalaman belajar yang berbeda dari biasanya.

Di balik keseruannya, festival ini ternyata membawa banyak manfaat. Selain mengasah kreativitas, kegiatan mewarnai juga membantu meningkatkan koordinasi tangan dan mata, melatih konsentrasi, mengenalkan warna, hingga menjadi salah satu cara sederhana untuk memperkuat kemampuan literasi sejak dini.

Tak hanya itu, kegiatan seperti ini juga menjadi kesempatan bagi anak-anak untuk belajar bersosialisasi dengan teman-teman seusianya. Mereka belajar berbagi alat gambar, mengikuti aturan, hingga membangun rasa percaya diri saat menampilkan hasil karyanya.

Pengawas TK Dindikpora Kabupaten Rembang, Maswah, mengaku senang melihat antusiasme peserta yang begitu tinggi. Menurutnya, pelaksanaan Festival Mewarnai serentak di seluruh Kabupaten Rembang berlangsung lancar dan membawa suasana belajar yang lebih menyenangkan.

"Anak-anak terlihat sangat bersemangat mengikuti kegiatan ini. Semoga ke depan bisa menjadi agenda rutin setiap tahun karena manfaatnya sangat baik untuk perkembangan mereka," ujarnya.

Ia bahkan mengusulkan agar penyelenggaraan festival dapat disesuaikan dengan momen tertentu, seperti Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) atau peringatan pendidikan lainnya. Dengan begitu, lebih banyak anak dapat ikut berpartisipasi sejak awal tahun ajaran.

Apresiasi juga datang dari Kasi Sarana Prasarana dan Kelembagaan PAUD dan Dikmas Dindikpora Rembang, Adi Sucipto. Menurutnya, kegiatan semacam ini layak terus dikembangkan karena memberikan pengalaman belajar yang berbeda bagi anak-anak.

Selain menjadi sarana menyalurkan kreativitas, Festival Mewarnai juga dinilai mampu mendukung penguatan literasi, numerasi, hingga menjadi bentuk outing class yang membuat proses belajar terasa lebih santai dan menyenangkan.

Bagi anak-anak usia dini, pengalaman belajar yang dikemas lewat aktivitas kreatif seperti mewarnai memang memiliki dampak besar. Mereka tidak hanya belajar mengenal warna dan bentuk, tetapi juga mengembangkan imajinasi, ketelitian, serta kemampuan menyelesaikan sebuah karya hingga tuntas.

Melihat tingginya antusiasme peserta tahun ini, Festival Mewarnai diharapkan dapat terus hadir sebagai salah satu agenda edukatif yang dinanti setiap tahun. Sebab, ketika belajar dikemas dengan cara yang menyenangkan, anak-anak akan lebih mudah menyerap pengetahuan sekaligus tumbuh menjadi pribadi yang kreatif, percaya diri, dan gemar belajar. (noe/mah)

Editor : Mahendra Aditya
Festival Mewarnai PAUD literasi anak usia dini kegiatan PAUD Rembang dindikpora rembang jawa pos radar kudus