Unik! Upacara Hari Jadi ke-285 Rembang Digelar dengan Beskap dan Bahasa Jawa, Dimeriahkan Tari Gandaria dan Barongan

Ali Mustofa • Dipublikasikan Selasa, 28 Juli 2026 | 10:31 WIB
ATRAKTIF: Penampilan reog dari sanggar seni Baraloka (Barong Raras Loka Karya) Desa Sumber, Kecamatan Sumber, Rembang, usai upacara Hari Jadi ke-285 Rembang di alun-alun kemarin. (DINBUDPAR UNTUK RADAR KUDUS)
ATRAKTIF: Penampilan reog dari sanggar seni Baraloka (Barong Raras Loka Karya) Desa Sumber, Kecamatan Sumber, Rembang, usai upacara Hari Jadi ke-285 Rembang di alun-alun kemarin. (DINBUDPAR UNTUK RADAR KUDUS)

REMBANG - Rembang yang digelar di Alun-alun Rembang. Upacara yang berlangsung khidmat itu mengusung nuansa budaya Jawa dengan seluruh prosesi menggunakan bahasa Jawa.

Sementara para peserta, termasuk jajaran pemerintah daerah, tampil mengenakan busana adat berupa beskap lengkap dengan jarit batik, blangkon, dan sepatu slop berwarna hitam.

Bupati Rembang Harno bertindak sebagai inspektur upacara dengan mengenakan pakaian adat Jawa yang senada dengan para aparatur organisasi perangkat daerah (OPD).

Konsep tersebut menjadi daya tarik tersendiri karena menghadirkan nuansa kearifan lokal dalam momentum bersejarah bagi Kabupaten Rembang.

Rangkaian acara semakin semarak berkat penampilan seni budaya yang melibatkan generasi muda.

Ribuan pasang mata disuguhkan pertunjukan flashmob Tari Gandaria yang dibawakan para pelajar, disusul atraksi Kesenian Barongan Baraloka yang berhasil menghibur masyarakat yang memadati kawasan alun-alun.

SINERGI: Bupati Rembang Harno (tiga dari kiri) didampingi Ketua DPRD Abdul Rouf (dua dari kiri) menerima karangan bunga dari Direktur Radar
Kudus Baehaqi bersama tim usai upacara Hari Jadi Kabupaten Rembang. (WISNU AJI/RADAR KUDUS
SINERGI: Bupati Rembang Harno (tiga dari kiri) didampingi Ketua DPRD Abdul Rouf (dua dari kiri) menerima karangan bunga dari Direktur Radar Kudus Baehaqi bersama tim usai upacara Hari Jadi Kabupaten Rembang. (WISNU AJI/RADAR KUDUS

Pada kesempatan itu, Direktur Jawa Pos Radar Kudus Baehaqi bersama jajaran turut menyampaikan ucapan selamat Hari Jadi ke-285 Kabupaten Rembang melalui karangan bunga yang diterima langsung oleh Bupati Harno didampingi Ketua DPRD Kabupaten Rembang Abdul Rouf.

Dalam amanatnya, Bupati Harno menegaskan bahwa peringatan hari jadi bukan sekadar mengenang perjalanan panjang sejarah daerah.

Menurutnya, momentum tersebut menjadi pengingat untuk memperkuat persatuan, menumbuhkan semangat gotong royong, serta mempertegas komitmen bersama dalam melanjutkan pembangunan Kabupaten Rembang.

Ia mengungkapkan, selama 285 tahun perjalanan, Rembang telah melewati berbagai tantangan dan perubahan zaman.

Berkat kerja keras serta kebersamaan seluruh elemen masyarakat, daerah ini terus berkembang menjadi kabupaten yang semakin maju dan memiliki daya saing di berbagai sektor.

Mengusung tema "Ketahanan Pangan Tangguh, SDM Unggul, Infrastruktur Andal untuk Rembang Sejahtera", pemerintah daerah berkomitmen menjadikan sektor pangan sebagai fondasi pembangunan.

Potensi besar di bidang pertanian, perikanan, peternakan, dan kelautan dinilai harus terus diperkuat melalui peningkatan produktivitas, penerapan teknologi, penguatan kelembagaan petani, hingga pengembangan hilirisasi hasil pertanian.

Selain itu, Bupati Harno menekankan bahwa keberhasilan pembangunan tidak hanya bergantung pada kekayaan sumber daya alam.

Peningkatan kualitas sumber daya manusia menjadi faktor utama yang harus terus didorong melalui pendidikan, layanan kesehatan, pengembangan kompetensi tenaga kerja, pembinaan karakter generasi muda.

Hingga peningkatan kapasitas aparatur pemerintahan agar mampu memberikan pelayanan publik yang profesional, cepat, dan akuntabel.

Di sisi lain, pembangunan infrastruktur juga menjadi prioritas untuk mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

Pengembangan jalan, jembatan, jaringan irigasi, fasilitas pendidikan dan kesehatan, infrastruktur digital, serta konektivitas antarwilayah diyakini mampu memperlancar distribusi hasil produksi, menarik investasi, dan membuka lebih banyak lapangan pekerjaan bagi masyarakat.

Harno optimistis cita-cita tersebut dapat terwujud apabila seluruh unsur masyarakat terus bersinergi, mulai dari pemerintah, pelaku usaha, akademisi, organisasi kemasyarakatan, insan pers, hingga masyarakat luas.

Menurutnya, kolaborasi menjadi kunci untuk mewujudkan Kabupaten Rembang yang semakin tangguh dalam ketahanan pangan, unggul dalam kualitas sumber daya manusia, memiliki tata kelola pemerintahan yang baik, serta didukung infrastruktur yang andal demi kesejahteraan masyarakat.

”Saya optimistis, dengan sinergi pemerintah, dunia usaha, akademisi, ormas, insan pers, dan seluruh masyarakat, Kabupaten Rembang akan semakin maju, mandiri, dan sejahtera. Bersama-sama kita wujudkan Rembang tangguh dalam ketahanan pangan, unggul dalam kualitas SDM, memiliki tata kelola pemerintahan yang baik, serta didukung infrastruktur yang berkualitas demi kesejahteraan masyarakat,” imbuhnya (noe)

Editor : Ali Mustofa
hari jadi ke-285 rembang upacara hari jadi beskap bahasa jawa barongan