Kudus Pati Jepara Karimunjawa Blora Grobogan Rembang Jateng Nasional Internasional Sportainment Otomotif Teknologi pedoman media siber Wisata Pendidikan Religi Lifestyle Kuliner Kesehatan Hobi Fashion Entertainment Ekonomi Inspirashe Feature Catatan

Jalan Rusak Akhirnya Dibeton, TMMD Sengkuyung III Sasar Pondokrejo

Ali Mahmudi • Rabu, 15 Juli 2026 | 15:00 WIB
KODIM REMBANG/RADAR KUDUS

CEK PASUKAN: Bupati Rembang Harno bersama Kasdim 0720/Rembang Mayor Inf Didik Jati Susanto mewakili Dandim mengecek pasukan pasukan saat upacara pembukaan TMMD di Pondokrejo, Bulu.
KODIM REMBANG/RADAR KUDUS

CEK PASUKAN: Bupati Rembang Harno bersama Kasdim 0720/Rembang Mayor Inf Didik Jati Susanto mewakili Dandim mengecek pasukan pasukan saat upacara pembukaan TMMD di Pondokrejo, Bulu.

 

 

REMBANG – Selama ini akses jalan di Desa Pondokrejo, Kecamatan Bulu, masih jadi keluhan warga. Kondisi itu yang membuat desa tersebut dipilih sebagai lokasi TMMD Sengkuyung Tahap III Tahun 2026 Kodim 0720/Rembang, yang resmi dibuka Rabu (15/7).

 

Upacara pembukaan digelar di Lapangan Desa Pondokrejo pukul 09.00–09.35 WIB, diikuti sekitar 200 orang, mengusung tema "Satukan Langkah, Membangun Negeri dari Desa".

 Bupati Rembang Harno bertindak sebagai inspektur upacara. Hadir pula Kasdim 0720/Rembang Mayor Inf Didik Jati Susanto mewakili Dandim, Kasat Samapta Polres Rembang AKP Rohmat, S.H., M.H. mewakili Kapolres, Kapten Inf Sabri Sasongko mewakili Danyonif TP 888/SS, jajaran Forkopimcam Bulu, kepala OPD Pemkab Rembang, serta kepala desa se-Kecamatan Bulu.

 

Program ini berjalan sebulan, mulai 15 Juli hingga penutupan pada 13 Agustus 2026. Sasaran utamanya jalan rabat beton sepanjang 590 meter dengan lebar 2,5 meter dan tebal 16 sentimeter, dilengkapi gorong-gorong sepanjang 5 meter berdiameter 40 sentimeter. Selain pembangunan fisik, TNI juga menggelar penyuluhan bela negara, wawasan kebangsaan, kamtibmas dan bahaya narkoba, hingga KB dan pencegahan stunting.

 

Total anggaran program ini Rp 354.260.000, berasal dari APBD Provinsi Jawa Tengah Rp 204.260.000 dan APBD Kabupaten Rembang Rp 150.000.000. Pengerjaannya melibatkan 60 personel gabungan: 35 anggota Kodim 0720/Rembang, 3 personel Polsek, 2 tenaga kesehatan, dan 20 warga setempat.

 

Dalam sambutannya, Bupati Harno menyebut TMMD sebagai bukti nyata kemanunggalan TNI dan rakyat, bukan sekadar slogan. "TMMD ini tidak hanya membangun infrastruktur fisik seperti jalan dan jembatan, tapi juga memberikan edukasi kepada masyarakat," ujarnya.

 

Ia menilai Pondokrejo punya potensi besar namun masih terkendala akses, sehingga kehadiran TMMD diharapkan menjadi titik tolak percepatan pembangunan yang berdampak langsung pada kesejahteraan warga. 

 

Harno juga mengajak seluruh warga untuk aktif terlibat, bukan sekadar menonton. "Gotong royong adalah warisan leluhur kita yang harus kita jaga dan lestarikan," tegasnya, seraya berpesan agar hasil pembangunan nanti dirawat dengan baik oleh masyarakat.

 

Upacara pembukaan ditutup dengan pemukulan gong, menandai TMMD Sengkuyung Tahap III resmi bergulir di Pondokrejo hingga sebulan ke depan. (ali)

Editor : Ali Mahmudi
tmmd rembang 2026 tmmd di pondokrejo bulu Rembang hari ini harno kodim rembang