Kudus Pati Jepara Karimunjawa Blora Grobogan Rembang Jateng Nasional Internasional Sportainment Otomotif Teknologi pedoman media siber Wisata Pendidikan Religi Lifestyle Kuliner Kesehatan Hobi Fashion Entertainment Ekonomi Inspirashe Feature Catatan

Belum Siap Beroperasi, Sekolah Rakyat Rembang Tunda Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah

Ali Mustofa • Senin, 13 Juli 2026 | 10:10 WIB
ARAHAN: Tim transisi bahas persiapan MPLS Sekolah Rakyat (SR) di Kaliombo, Sulang bertempat di ruang makan SRT Rembang, Jumat lalu (10/7). (PEMKAB REMBANG UNTUK RADAR KUDUS)
ARAHAN: Tim transisi bahas persiapan MPLS Sekolah Rakyat (SR) di Kaliombo, Sulang bertempat di ruang makan SRT Rembang, Jumat lalu (10/7). (PEMKAB REMBANG UNTUK RADAR KUDUS)

REMBANG – Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah atau MPLS Sekolah Rakyat di Kaliombo, Sulang, Kabupaten Rembang resmi diundur.

Jadwal baru pelaksanaan MPLS ditetapkan pada 31 Juli 2026.

Keputusan itu diambil karena sarana dan prasarana belum sepenuhnya siap.

Aspek keamanan juga menjadi pertimbangan utama tim transisi.

Briefing persiapan MPLS digelar Jumat 10 Juli 2026 di Ruang Makan Siswa SRT Rembang.

Rapat dipimpin Asisten Pemerintahan dan Kesra Rembang, Teguh Gunawarman.

“Kami sepakati opsi dari Kemensos untuk melaksanakan MPLS tanggal 31 Juli. Ini dengan pertimbangan kesiapan sarana yang masih perlu penyelesaian dan faktor keamanan pelaksanaan,” ujar Teguh.

Hadir dalam rapat Kepala SRT Rembang, Kepala SR Blora, PIC Kemensos, perwakilan PT Adiminata KSO, Tim CKG, Satpol PP, DLH, guru tamu, wali asuh dan wali asrama.

Keputusan tersebut sudah dilaporkan ke Kemensos melalui PIC yang bertugas.

Plt Kepala Dinsosppkb Rembang, Nurdin Fahrudi, merinci jumlah peserta didik asal Rembang untuk tahun ajaran 2026/2027.

“Total 185 orang dari Kabupaten Rembang. Untuk jenjang SD ada 5 orang, jenjang SMP 90 orang dan SMA 90 orang,” kata Nurdin.

Jumlah jenjang SD hanya 5 orang karena sejumlah calon siswa mundur.

Selain itu, ada 50 siswa titipan dari Kabupaten Blora atau setara 2 rombel.

Siswa tersebut akan dipindahkan jika Blora sudah memiliki gedung sendiri.

Nurdin juga menyoroti minimnya komunikasi antar daerah.

“Kami menyayangkan minimnya komunikasi dari kabupaten tetangga terkait persiapan operasional SR di Kaliombo. Jangan-jangan seperti Kabupaten Rembang mundur atau bagaimana kita tidak tahu, apalagi berasal dari luar kota,” terangnya.

Pemkab Rembang membentuk tim transisi untuk menyiapkan operasional perdana SR.

Tim ini bertanggung jawab menyiapkan tenaga guru dan tenaga pendidik bersama Kemensos.

“Kita diminta siapkan tim transisi. Bertanggung jawab sampai dengan tenaga guru dan tenaga pendidik dari Kemensos. Pegawai tetap ditugaskan mulai bulan September,” jelasnya.

Periode Juli–September 2026 jadi masa persiapan yang harus dituntaskan.

Dindikpora Rembang ikut terlibat menyiapkan tenaga guru.

Sekda Rembang, Fahrudin, menegaskan infrastruktur ditarget rampung akhir Juli sesuai kontrak.

“Terkait makan minum dan akomodasi sudah ditanggung Kemensos. Hanya saja terkait masalah guru pengajar nanti daerah yang akan menyelesaikan,” kata Fahrudin.

“Nanti kami akan memilih guru-guru dari SMP dan SMA sederajat. Kami minta kebutuhan guru dicukupi dengan kualitas sesuai visi dan misi SR,” imbuhnya.

Arahan teknis pembelajaran dari Kemensos belum diterima.

Yang sudah pasti, MPLS berlangsung selama 2 pekan dan dilanjutkan matrikulasi mulai 3 Agustus 2026. (noe/ali)

Editor : Ali Mustofa
#mpls sekolah rakyat #pelaksanaan mpls #sarana dan prasarana #rembang