Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati pedoman media siber Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Truk Kembali Tabrak Tugu Adipura Rembang, Ikon Kota Alami Kerusakan Lagi, Begini Kronologinya

Ali Mustofa • Senin, 15 Juni 2026 | 14:35 WIB
Sebuah truk terguling usai menabrak Tugu Adipura Rembang, pada Minggu (14/6) malam hari. (WISNU AJI/RADAR KUDUS)
Sebuah truk terguling usai menabrak Tugu Adipura Rembang, pada Minggu (14/6) malam hari. (WISNU AJI/RADAR KUDUS)

REMBANG – Insiden lalu lintas kembali terjadi di kawasan Bundaran Tugu Adipura, tepat di depan kantor DPRD Rembang.

Ikon kota tersebut lagi-lagi menjadi sasaran tabrakan kendaraan berat setelah sebuah truk diduga kehilangan kendali dan menabrak bagian bundaran.

Peristiwa ini menambah catatan kejadian serupa yang sebelumnya juga beberapa kali terjadi di lokasi yang sama.

Akibat benturan tersebut, bagian struktur beton pelindung tanaman serta pembatas Tugu Adipura mengalami keretakan, sementara truk yang terlibat tampak ringsek dan sempat terbalik.

Kanit Gakkum Satlantas Polres Rembang, Iptu Bhakti Satria PS, membenarkan adanya kecelakaan lalu lintas yang melibatkan kendaraan truk tersebut. Kejadian berlangsung pada Minggu (14/6/2026) sekitar pukul 23.30 WIB.

Kendaraan yang terlibat merupakan Isuzu Light Truck bernomor polisi AE-8748-NR.

Dalam peristiwa itu, tidak ada korban jiwa. Namun pengemudi bernama Zamvhari (45) dan penumpang Zaenur Rufiq (33), warga Kabupaten Pamekasan, mengalami luka ringan dan telah menjalani rawat jalan di RSUD dr. R. Soetrasno Rembang.

Menurut keterangan kepolisian, truk melaju dari arah timur (Rembang) menuju barat (Kaliori).

Saat tiba di persimpangan Bundaran Adipura yang diatur lampu APIL, sebuah sepeda motor dari arah selatan disebut menyeberang menuju timur.

Pengemudi truk yang diduga melaju dengan kecepatan tinggi berusaha menghindar ke kanan, namun kendaraan justru oleng hingga akhirnya menabrak bundaran.

Sementara itu, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Rembang melalui Kabid Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan Hidup, Taufik Darmawan, mengaku telah menerima laporan kejadian tersebut dari pihak kepolisian.

Ia menyebut proses penanganan masih dalam tahap mediasi.

DLH juga menilai kejadian serupa bukan hal baru di kawasan tersebut, meski intensitasnya disebut mulai berkurang setelah renovasi terakhir.

Upaya antisipasi telah dilakukan, salah satunya dengan penambahan stiker reflektif pada area bundaran.

Terkait desain bundaran, pihak DLH menegaskan bahwa secara estetika dan posisi, Tugu Adipura masih dianggap aman sebagai ikon kota.

Namun, letaknya yang berada di jalur utama Pantura yang kerap dilalui kendaraan berat membuat kawasan tersebut tetap rawan insiden, terutama pada malam hari saat pengemudi diduga mengalami kelelahan.

“Kerusakannya tidak terlalu parah, hanya di bagian tengah,” ujar Taufik menutup keterangannya. (noe)

 
Editor : Ali Mustofa
#lalu lintas #kendaraan #tugu adipura rembang