Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Progres 75 Persen, SR Rembang Targetkan 270 Siswa

Ali Mahmudi • Selasa, 26 Mei 2026 | 15:48 WIB
DPUTARU REMBANG UNTUK RADAR KUDUS
KEJAR TARGET: Proses pembangunan Sekolah Rakyat (SR) di Kaliombo, Sulang, Rembang terus dirampungkan agar tahun ajaran baru nanti sudah bisa ditempati. 
DPUTARU REMBANG UNTUK RADAR KUDUS KEJAR TARGET: Proses pembangunan Sekolah Rakyat (SR) di Kaliombo, Sulang, Rembang terus dirampungkan agar tahun ajaran baru nanti sudah bisa ditempati. 

 

REMBANG – Pemkab Rembang menggandeng lintas sektor untuk memaksimalkan penjaringan peserta didik Sekolah Rakyat (SR). Selain Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Dindikpora), proses seleksi juga melibatkan Badan Pusat Statistik (BPS) untuk verifikasi data dan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) untuk urusan bantuan.

Plt Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana (Dinsosppkb) Rembang, Nurdin Fahrudi, menjelaskan pihaknya juga menggandeng kelompok kepala sekolah. "Kita libatkan BPS dan Baznas. Lalu Dinas Pendidikan Rembang seperti K3S untuk SD dan MKKS untuk SMP," katanya kepada Jawa Pos Radar Kudus, Senin (25/5).

Penjaringan sudah dimulai sejak Mei 2026. Sasarannya warga Kabupaten Rembang yang masuk kategori desil 1-2 dalam Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN). Berdasarkan data tersebut, terdapat sekitar 51.242 anak usia SD/SMP/SMA di Rembang yang berasal dari keluarga desil 1-2.

Ada tiga syarat utama calon peserta didik SR. Pertama, berasal dari keluarga desil 1-2 DTSEN. Kedua, benar-benar putus sekolah, anak yang masih bersekolah reguler tidak bisa diambil meski masuk desil 1-2. Ketiga, bersedia diasramakan dan menandatangani pernyataan kesediaan.

Proses penjaringan dilakukan pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) melalui skrining DTSEN. Pemkab tidak hanya menunggu laporan pendamping PKH, tetapi aktif mendorong seluruh elemen masyarakat turut mencari calon peserta yang memenuhi syarat.

Soal alur data, Nurdin menjelaskan semua data dikirim ke pusat untuk diolah, lalu dilanjutkan ke tahap pemeriksaan administrasi dan kesehatan. Jadwal dari Kementerian Sosial (Kemensos) mematok tenggat hingga minggu keempat Juli, namun daerah sudah bergerak sejak Mei agar lebih leluasa melangkah.

Kabar baik datang dari pusat. Berdasarkan surat ketetapan terbaru Kemensos, Kabupaten Rembang mendapat tambahan 6 rombongan belajar (rombel), sehingga total menjadi 9 rombel untuk jenjang SD, SMP, dan SMA. Dengan hitungan itu, SR Rembang ditargetkan menjaring 270 peserta didik pada tahun perdana.

Tak hanya itu, Rembang juga mendapat limpahan 1 rombel SMA dari Kabupaten Blora yang fasilitasnya belum siap. Total keseluruhan pun menjadi 10 rombel, 9 dari kuota Rembang dan 1 limpahan dari Blora.

Sementara pembangunan fisik SR di Kaliombo, Sulang terus dikebut. Pekerjaan meliputi gedung kelas, dapur, sport centre, hingga fasilitas penunjang lainnya, dengan progres mencapai 75,37 persen. Penyedia jasa menargetkan seluruh pekerjaan rampung sebelum tahun ajaran baru dimulai. (noe/ali)

Editor : Ali Mahmudi
#10 rombel sekolah sr #sr di kaliombo sulang #sekolah rakyat rembang #HARNO HANIS