NORMAL: Anak-anak SDN Kutoharjo Rembang bermain di sekitar Videotron Alun-Alun Rembang yang sudah berfungsi normal kembali kemarin.
REMBANG – Videotron di pojok selatan Alun-Alun Rembang kembali beroperasi normal setelah hampir sepekan dimatikan akibat jaringan listrik tidak stabil. Perangkat menyala kembali pada Kamis (21/5) pukul 13.00, setelah teknisi dari penyedia bersama Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUTARU) Rembang melakukan setting ulang.
Kepala Bidang Penataan Bangunan dan Jasa Konstruksi DPUTARU Rembang, Agus Himawan, membenarkan hal itu. Ia menyebut gangguan kali ini dipicu tegangan listrik yang naik turun.
"Sudah beroperasi normal. Gangguan pemicunya kemarin naik turunnya tegangan. Sudah kami seting ulang," kata Agus kepada Jawa Pos Radar Kudus, Kamis (22/5).
Ini bukan kali pertama videotron bermasalah. Dalam kurun kurang dari lima bulan, perangkat tersebut sudah dua kali mengalami gangguan. Sebelumnya, tidak lama setelah dipasang, videotron sempat mati karena kabel kendor dan cukup butuh 15 menit untuk diperbaiki. Kali ini lebih serius: perangkat sengaja dimatikan total sejak 18 Mei untuk mencegah kerusakan merambat ke komponen lain.
Agus memastikan pemeliharaan rutin dilakukan setiap empat bulan sekali. Selain itu, cadangan panel sudah disiapkan sehingga jika ada panel rusak, tinggal diganti. Perangkat juga masih dalam masa garansi pemasangan yang dipasang pergantian tahun lalu.
Untuk keamanan, mesin di bagian belakang videotron sudah dikunci agar tidak bisa diakses sembarangan.
"Untuk instalasi tidak ada yang otak-atik. Sudah ada kuncinya," tegasnya.
Dengan normalnya kembali videotron, perangkat itu bisa dimanfaatkan lagi sebagai media informasi publik dan promosi kegiatan daerah di pusat keramaian kota. (noe/ali)
Editor : Ali Mahmudi