TEBAR MATERIAL: Para pekerja dari DPUPR Rembang menebar material di badan Jalan Kragan-Sedan.
REMBANG – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Rembang menuntaskan pemeliharaan ruas Jalan Kragan-Sedan di Desa Menoro, Kecamatan Sedan. Jalan yang sebelumnya mengalami keretakan kini sudah mulus. Satu pekerjaan yang tersisa hanya perataan bahu jalan.
Kepala Bidang Bina Marga DPUPR Rembang Nugroho Tri Hutomo, menyatakan perbaikan dimulai akhir Maret 2026. Pekerjaan mencakup pembongkaran aspal lama, perbaikan fondasi yang retak, hingga penutupan lapisan atas jalan.
"Panjang penanganan 755 meter, lebar 4 meter," terangnya kepada Jawa Pos Radar Kudus, Selasa (12/5).
Anggaran yang dialokasikan untuk ruas penghubung Kragan-Sedan itu sebesar Rp 450.354.000. Nugroho menjelaskan, sebelum menangani Menoro, tim DPU sempat bergeser ke ruas Sidorejo, Sedan, kemudian dilanjutkan ke ruas Gandrirojo-Kumbo yang juga mengalami kerusakan.
"Untuk tim kami yang di barat, kami kerjakan di Dukuh Cendono, Sambiyan, dan Kaliori," tambahnya.
Sementara itu, Bupati Rembang Harno pada akhir April 2026 turun langsung ke lapangan memantau percepatan perbaikan infrastruktur.
Bupati meninjau jembatan di Desa Japerejo, Pamotan, yang kerap terdampak luapan air saat musim hujan, serta ruas jalan Jape-Ringin yang dikeluhkan warga karena rusak dan berdebu. Di ruas itu dilakukan peningkatan dengan metode hotmix. Kunjungan bupati juga mencakup wilayah Sedan, termasuk Desa Menoro.
Pemerintah Kabupaten Rembang berkomitmen mempercepat perbaikan infrastruktur jalan demi mendukung mobilitas masyarakat dan konektivitas antarwilayah. (noe/ali)
Editor : Ali Mahmudi