Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Bupati Rembang Turun Tangan Upayakan Pemulihan Data PKH  Mbah Kasnadi 

Ali Mahmudi • Sabtu, 25 April 2026 | 09:49 WIB
GERAK CEPAT: Bupati Rembang Harno silaturahmi di kediaman lansia sebatang kara dan lumpuh di Desa Kedungasem, Kecamatan Sumber sekaligus mencarikan solusi dan beri bantuan kemarin. (WISNU AJI/RADAR KUDUS)
GERAK CEPAT: Bupati Rembang Harno silaturahmi di kediaman lansia sebatang kara dan lumpuh di Desa Kedungasem, Kecamatan Sumber sekaligus mencarikan solusi dan beri bantuan kemarin. (WISNU AJI/RADAR KUDUS)

REMBANG – Bantuan Program Keluarga Harapan (PKH) milik Mbah Kasnadi (66), lansia sebatang kara yang lumpuh puluhan tahun asal Desa Kedungasem, Kecamatan Sumber, terputus sejak triwulan pertama 2026.

Bukan karena kondisinya membaik, melainkan akibat kesalahan data dalam sistem yang mencatat ia memiliki rumah dan tanah di lokasi lain padahal faktanya tidak ada.

Bupati Rembang Harno turun langsung menemui Mbah Kasnadi, Jumat (24/4).

Ia duduk jongkok di sisi dipan, menyapa sang lansia yang meski tubuhnya lemas tak berdaya, daya ingat dan suaranya masih cukup kuat. 

Harno mendapat penjelasan langsung bahwa pencoretan PKH terjadi akibat data yang tidak akurat.

"Fakta sesuai belum pantas naik, itu tugas kita semua untuk mencari solusi," tegasnya di hadapan para pejabat yang hadir.

Plt Kepala Dinsos-PPKB Rembang Prapto Raharjo menjelaskan kesalahan data itu menyebabkan desil kesejahteraan Mbah Kasnadi naik dari desil 1–4 menjadi 6–10, sehingga otomatis tercoret sebagai penerima PKH.

Hasil penelusuran melalui SIKS-NG menunjukkan data kepemilikan aset tersebut tidak pernah diinput oleh pendamping PKH maupun pihak desa.

"Pendamping PKH saat ground check tidak menginput data seperti itu. Kami sudah sampaikan ke BPS Rembang agar dikoordinasikan ke BPS Pusat untuk perubahan desil kembali ke 1–4," ujar Prapto. 

Ia juga menyebut telah berkoordinasi langsung dengan Sekjen Kemensos Robben Rico via WhatsApp guna mendorong pemulihan bantuan.

Kepala Desa Kedungasem, Zulianah, memastikan pihak desa tidak pernah memasukkan data aset atas nama Mbah Kasnadi.

"Kami tahu betul warga kami ini sebatang kara dan tidak punya apapun. Rumah yang ditempatinya pun milik desa," tegasnya.

Direktur RSUD dr. R. Soetrasno sekaligus Ketua PMI Kabupaten Rembang, Samsul Anwar, menyatakan Puskesmas Sumber ditugaskan rutin memantau kondisi kesehatan Mbah Kasnadi, mulai dari pemeriksaan gula darah, kolesterol, hingga tensi.

Bila kondisi memburuk, wajib dirujuk. Pada kunjungan itu, Bupati Harno juga menyerahkan bantuan uang tunai pribadi serta paket sembako dari PMI.

Bupati memastikan kebutuhan pokok Mbah Kasnadi akan ditanggung bersama oleh pemerintah kabupaten dan pemerintah desa.

Sementara ini, Mbah Kasnadi masih menerima bantuan Baznas Rp300 ribu per bulan yang dicairkan tiap enam bulan sekali, serta BPNT.

Proses perbaikan data terus berjalan agar PKH segera dapat dipulihkan. (noe/ali)

Editor : Ali Mahmudi
#pkh tercoret #mbh kasnadi lansia lumpuh #harno-haies #dinsos ppkb rembang #bupati rembang