Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati pedoman media siber Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Ini Kronologi Polemik Seleksi Perangkat Desa di Desa Sumber: Camat Sempat Menghentikan, Namun Akhiran Dilanjutkan

Ali Mahmudi • Rabu, 15 April 2026 | 02:56 WIB
PEMDES SUMBER UNTUK RADAR KUDUS
ARSIP: Surat penghentian dan surat diizinkannya kembali seleksi perangkat desa di Desa/Kecamatan Sumber.
PEMDES SUMBER UNTUK RADAR KUDUS ARSIP: Surat penghentian dan surat diizinkannya kembali seleksi perangkat desa di Desa/Kecamatan Sumber.

 

REMBANG  — Proses pengisian dan pengangkatan perangkat Desa Sumber, Kecamatan Sumber, akhirnya kembali berjalan setelah sempat dihentikan sementara oleh Camat Sumber menyusul adanya dugaan pelanggaran prosedur.

Sebelumnya pada 27 Februari 2026, Camat Sumber Wijayanti mengeluarkan surat perintah penghentian bernomor 140/50/2026 kepada Kepala Desa Sumber. 

Keputusan itu diambil setelah Tim Pengawas Pengangkatan Perangkat Desa Kecamatan Sumber melaporkan dua temuan di lapangan: situasi keamanan yang tidak kondusif di tengah masyarakat, serta munculnya protes warga yang menduga prosedur teknis pengangkatan tidak dijalankan sebagaimana mestinya.

Camat memerintahkan Kepala Desa untuk segera menghentikan seluruh tahapan seleksi, menjalin komunikasi dengan BPD dan tokoh masyarakat, serta melaporkan kronologi kejadian secara tertulis.

Dua pekan berselang, pada 12 Maret 2026, Kepala Desa Sumber  Mujayin, mengirimkan surat nomor 005/1/III/2026 kepada Camat.

Ia melaporkan bahwa situasi keamanan telah kembali kondusif berdasarkan laporan Babinsa dan Bhabinkamtibmas setempat, dan menegaskan bahwa seluruh prosedur teknis pengisian perangkat desa telah terpenuhi. Mujayin sekaligus memohon izin agar proses seleksi dapat kembali dilanjutkan.

Permohonan itu dikabulkan. Pada 16 Maret 2026, Camat Wijayanti menerbitkan surat persetujuan nomor 140/69/2026 berdasarkan hasil pemantauan Danramil, Kapolsek, Tim Pengawas, dan keputusan bersama Forkompimcam Sumber yang menyatakan kondisi desa telah aman dan kondusif.

Belakangan, 13 April 2026, sejumlah warga yang menolak seleksi perangkat desa nekat memasang banner penolakan di sejumlah tempat seperti di depan masjid dan balai Desa Sumber.

Mereka menolak adanya calon di luar desa, tak hanya itu mereka juga menganggap seleksi perangkat  menghamburkan anggaran, lebih baik anggaran itu untuk perbaikan jalan masih rusak.

Kepala Desa  Mujayin mengakui adanya polemik tersebut. Namun tidak sampai mengganggu proses seleksi. 

Menurutnya seleksi sudah sesuai peraturan perundang-undangan, pendaftaran perangkat desa memang terbuka untuk seluruh Warga Negara Indonesia, bukan hanya warga Desa Sumber. "Aturannya memang terbuka untuk semua WNI. Kami harus patuh pada peraturan perundang-undangan yang berlaku," tegasnya.

Meski demikian, untuk mengakomodasi aspirasi warga lokal, panitia menerapkan sistem penilaian berbasis skor dimana warga Desa Sumber mendapatkan poin tambahan sebagai bentuk apresiasi pengabdian. 

Hingga penutupan pendaftaran, tercatat tujuh orang mendaftar sudah ada bakal calon tiga dari Desa Sumber dan empat dari luar desa.

Mujayin mengakui adanya dinamika politik di tingkat desa, termasuk keberatan dari sejumlah pihak terhadap proses ini. Namun ia menegaskan tidak akan goyah.

"Kami tidak akan mengambil keputusan hanya berdasarkan informasi simpang siur. Harus ada bukti valid dan surat resmi," ujarnya.

Ia juga memastikan proses seleksi berlangsung transparan dan terbuka untuk dipantau media maupun masyarakat.

"Silakan pantau langsung. Kami ingin proses ini berjalan netral dan sportif," kata Mujayin.

Pihak desa, kata dia, terus berkoordinasi dengan Babinsa, Bhabinkamtibmas, Polsek, Koramil, dan Pemerintah Kecamatan selama proses berlangsung. (ali)



Editor : Ali Mahmudi
#polemik seleksi perangkat desa sumber #pemdes sumber #tapem rembang #Camat Sumber #kabupaten rembang