REMBANG – Setelah disemayamkan sejak 22 Maret 2026 di GOR Djarum Jati Kudus, jenazah Chairman PT Djarum, Michael Bambang Hartono, akhirnya diberangkatkan menuju tempat peristirahatan terakhir.
Lokasinya di kompleks pemakaman keluarga di Dukuh Godo, Desa Punjulharjo, Kabupaten Rembang, Rabu (25/3/2026).
Sebelum prosesi pemberangkatan, digelar misa pelepasan yang dipimpin oleh Romo Leonardus Tinah Kusumah.
Misa yang berlangsung sejak pukul 07.45 WIB berjalan khidmat, dipenuhi doa dan perenungan.
Dalam khotbahnya, Romo Leonardus mengajak umat untuk melakukan introspeksi serta memperbanyak pertobatan.
Seraya menegaskan bahwa seluruh perjalanan hidup dan pengabdian almarhum telah mencapai titik akhir dengan penuh makna.
Sejak pagi hari, ratusan karyawan PT Djarum, kerabat, dan relasi mulai memadati GOR Djarum Jati.
Dengan mengenakan busana putih, mereka datang untuk memberikan penghormatan terakhir kepada sosok yang selama ini mereka hormati.
Sekitar pukul 08.40 WIB, peti jenazah dibawa keluar dari ruang persemayaman.
Di barisan depan tampak keluarga mengenakan pakaian serba hitam.
Peti berwarna cokelat yang dihiasi bunga merah putih itu didorong menggunakan brankar oleh delapan anggota TNI.
Sesampainya di halaman GOR, peti jenazah diangkat oleh anggota Polisi Militer dan dimasukkan ke dalam mobil jenazah berwarna hitam.
Keluarga kemudian berdiri berjajar untuk memberikan penghormatan terakhir sebelum keberangkatan.
Salah satu anggota keluarga melakukan prosesi pecah semangka di depan mobil jenazah.
Tradisi ini menjadi simbol berakhirnya perjalanan hidup di dunia sekaligus doa agar perjalanan menuju keabadian berjalan lancar.
Usai prosesi tersebut, keluarga melanjutkan dengan tabur bunga sepanjang jalan hingga keluar kawasan PB Djarum.
Sementara itu, ratusan karyawan, petugas keamanan, hingga unit pemadam kebakaran perusahaan berdiri berjajar di tepi jalan, mengiringi kepergian sang pimpinan dengan penuh hormat.
Iring-iringan jenazah mendapat pengawalan ketat dari aparat kepolisian dan Polisi Militer.
Kendaraan pengawal berada di barisan terdepan, diikuti mobil jenazah serta rombongan bus dan kendaraan keluarga menuju Rembang.
Sejumlah tokoh pengusaha dan pejabat daerah turut hadir melepas keberangkatan almarhum.
Di antaranya pengusaha Harjanto Halim, serta jajaran Pemerintah Kabupaten Kudus seperti Bupati Sam’ani Intakoris, Wakil Bupati Bellinda Putri Sabrina Birton, dan Ketua DPRD Masan.
Suasana haru begitu terasa sejak pagi. Para pelayat larut dalam doa saat misa berlangsung, mengiringi kepergian salah satu tokoh besar di Indonesia tersebut.
Sekitar pukul 08.33 WIB, rombongan jenazah resmi bertolak menuju Rembang.
Sepanjang jalur keluar GOR Djarum Jati, ratusan karyawan berdiri di sisi jalan memberikan penghormatan terakhir dengan wajah penuh duka.
Salah satu karyawan, Sri Rahayu, yang telah bekerja selama 23 tahun, mengungkapkan rasa kehilangan mendalam.
Ia menilai almarhum memiliki peran besar dalam membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat.
Hal senada disampaikan Aning Windarti yang mengenang sosok almarhum sebagai pribadi yang baik dan pekerja keras.
Setibanya di Rembang, ribuan pelayat telah memadati kompleks pemakaman keluarga di Dukuh Godo.
Mereka berasal dari berbagai kalangan, mulai dari keluarga, kerabat, hingga karyawan Djarum dari berbagai daerah.
Sepanjang akses menuju lokasi pemakaman, ratusan karangan bunga ucapan duka berjajar di sisi jalan.
Area pintu masuk juga dihiasi penjor dan janur yang membentuk gapura di beberapa titik, sementara petugas keamanan mengatur arus kendaraan yang keluar masuk kawasan.
Para pelayat berjalan kaki menuju lokasi makam dari area parkir yang telah disediakan.
Hingga menjelang prosesi, arus kedatangan pelayat terus berlangsung.
Dua unit helikopter terlihat mendarat di sekitar lokasi, diduga membawa anggota keluarga yang turut menghadiri pemakaman.
Jenazah tiba di lokasi sekitar pukul 10.20 WIB dengan pengawalan ketat, disusul rombongan kendaraan keluarga.
Prosesi pemakaman berlangsung dalam suasana haru dan khidmat.
Ratusan pelayat dari berbagai kalangan hadir memberikan penghormatan terakhir atas kepergian tokoh yang memiliki pengaruh besar di dunia usaha Indonesia.
Diketahui, almarhum wafat di Singapura pada 19 Maret 2026 dalam usia 86 tahun.
Sebelum dimakamkan, jenazah disemayamkan selama enam hari, masing-masing tiga hari di Jakarta dan tiga hari di Kudus.
Upacara pemakaman dimulai sekitar pukul 10.40 WIB dan dilanjutkan dengan prosesi inti pada pukul 11.00 WIB.
Prosesi dipimpin oleh pemuka agama, kemudian ditutup dengan tabur bunga dan penurunan jenazah ke liang lahat.
Sekretaris Daerah Rembang, Fahrudin, menyampaikan bahwa seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar dan tertib.
Ia juga menyampaikan duka cita mendalam atas wafatnya tokoh nasional tersebut.
Menurutnya, almarhum merupakan putra asli Rembang yang memiliki kontribusi besar bagi daerah.
Berbagai sumbangsih telah diberikan, mulai dari hibah lahan untuk fasilitas umum, pendidikan, hingga kegiatan keagamaan.
Kontribusi di bidang lingkungan juga terlihat melalui program penghijauan berupa penanaman pohon trembesi dari Kudus hingga Jawa Timur yang dikelola oleh Djarum.
Selain itu, kehadiran industri yang didirikan almarhum di Rembang turut membuka lapangan kerja dan meningkatkan perekonomian masyarakat.
Program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) juga dirasakan langsung oleh masyarakat.
Mulai dari pembangunan gapura di desa sekitar lokasi pemakaman hingga berbagai bantuan sosial yang disalurkan melalui Djarum Foundation. (gal/noe/ali)