Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Dari Kudus ke Rembang, Perjalanan Terakhir Bos Djarum Michael Bambang Hartono Penuh Penghormatan

Ali Mustofa • Rabu, 25 Maret 2026 | 12:58 WIB
PENGHORMATAN TERAKHIR: Ratusan karangan bunga memadati kompleks pemakaman Bos Djarum di Desa Punjulharjo, Dukuh Godo, Kabupaten Rembang. (WISNU AJI/RADAR KUDUS)
PENGHORMATAN TERAKHIR: Ratusan karangan bunga memadati kompleks pemakaman Bos Djarum di Desa Punjulharjo, Dukuh Godo, Kabupaten Rembang. (WISNU AJI/RADAR KUDUS)

REMBANG – Chairman Grup Djarum, Michael Bambang Hartono, dimakamkan di kompleks pemakaman keluarga di Dukuh Nggodo, Desa Punjulharjo, Kabupaten Rembang, Rabu (25/3).

Sejak pagi, ribuan pelayat memadati area tersebut untuk memberikan penghormatan terakhir.

Pantauan di lokasi sekitar pukul 10.00 WIB menunjukkan arus kedatangan pelayat terus mengalir.

Mereka berasal dari berbagai kalangan, mulai dari keluarga besar, kerabat dekat, hingga karyawan pabrik rokok Djarum yang bekerja di wilayah Rembang dan sekitarnya.

Sepanjang akses menuju lokasi pemakaman, ratusan karangan bunga ucapan belasungkawa berjejer di sisi jalan.

Karangan bunga tersebut dikirim oleh berbagai perusahaan, instansi, hingga tokoh nasional sebagai bentuk penghormatan atas kepergian tokoh besar tersebut.

Area masuk ke kompleks pemakaman juga tampak dihiasi penjor dan janur yang membentuk gapura di beberapa titik.

Sementara itu, aparat keamanan disiagakan untuk mengatur arus kendaraan yang keluar-masuk kawasan, guna memastikan prosesi berjalan tertib.

Para pelayat sebagian besar berjalan kaki menuju lokasi makam setelah memarkir kendaraan di area yang telah disediakan.

Hingga menjelang prosesi dimulai, kedatangan pelayat masih terus berlangsung secara bergantian.

Dari pantauan di lapangan, dua unit helikopter terlihat mendarat di sekitar area pemakaman.

Informasi yang dihimpun menyebutkan helikopter tersebut membawa anggota keluarga yang turut hadir dalam prosesi pemakaman.

Jenazah almarhum tiba di lokasi sekitar pukul 10.20 WIB menggunakan ambulans dengan pengawalan ketat dari petugas.

Rombongan kendaraan keluarga juga mengikuti di belakang, mengantar ke tempat peristirahatan terakhir.

Prosesi pemakaman berlangsung dalam suasana haru dan penuh khidmat. Almarhum dimakamkan di tanah leluhur keluarga Hartono di Dukuh Godo, Desa Punjulharjo.

Kehadirannya di dunia usaha selama puluhan tahun menjadikan kepergiannya meninggalkan duka mendalam bagi banyak pihak.

Diketahui, almarhum wafat di Singapura pada 19 Maret 2026 dalam usia 86 tahun.

Sebelum dimakamkan, jenazah disemayamkan selama enam hari, masing-masing tiga hari di Jakarta dan tiga hari di GOR Jati, Kudus, agar masyarakat dapat memberikan penghormatan terakhir.

Pada hari pemakaman, misa pelepasan digelar pukul 08.00 WIB di Kudus sebelum jenazah diberangkatkan menuju Rembang.

Rombongan tiba sekitar pukul 10.22 WIB dengan pengawalan aparat kepolisian.

Suasana duka semakin terasa dengan banyaknya karangan bunga yang memenuhi area pemakaman, mulai dari pintu masuk hingga area tenda utama.

Sejumlah pejabat daerah tampak hadir, termasuk jajaran Forkopimcam serta perwakilan TNI dan Polri. Tokoh agama juga hadir, di antaranya keluarga dari ulama KH Mustofa Bisri.

Penghormatan besar juga datang dari ribuan karyawan PT Djarum. Mereka datang dari berbagai daerah seperti Kudus, Pati, Juwana, hingga Rembang.

Puluhan bus yang membawa jajaran manajemen turut hadir, sementara ribuan karyawan lainnya menggunakan sepeda motor.

Salah satu karyawan, Satinah, mengungkapkan bahwa hari tersebut sebenarnya merupakan hari pertama masuk kerja setelah libur Lebaran.

Namun, perusahaan memberikan kesempatan agar karyawan dapat menghadiri pemakaman dan memberikan penghormatan terakhir.

Upacara pemakaman dimulai sekitar pukul 10.40 WIB dan dilanjutkan dengan prosesi inti pada pukul 11.00 WIB. Prosesi berlangsung secara religius dipimpin oleh pemuka agama, kemudian ditutup dengan tabur bunga dan penurunan jenazah ke liang lahat.

Sekretaris Daerah Rembang, Fahrudin, memastikan seluruh rangkaian acara berjalan lancar dan tertib.

Ia juga menyampaikan belasungkawa mendalam atas wafatnya tokoh yang dinilai telah memberikan kontribusi besar bagi daerah maupun bangsa.

Menurut Fahrudin, almarhum merupakan putra asli Rembang yang memiliki peran penting dalam pembangunan daerah.

Selama hidupnya, ia telah memberikan berbagai kontribusi nyata, mulai dari hibah lahan untuk perkantoran, lembaga pendidikan, hingga fasilitas keagamaan.

Selain itu, kontribusi di bidang lingkungan juga terlihat melalui program penghijauan berupa penanaman pohon trembesi di jalur Kudus hingga Jawa Timur yang dikelola oleh Djarum.

Program tersebut dinilai berkontribusi dalam menjaga kelestarian lingkungan.

Di sektor ekonomi, almarhum juga mendorong pertumbuhan daerah dengan mendirikan sejumlah perusahaan rokok di Kabupaten Rembang yang mampu membuka lapangan kerja bagi masyarakat.

Tak hanya itu, berbagai program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) turut dirasakan warga, seperti pembangunan gapura di desa sekitar lokasi pemakaman serta bantuan sosial lainnya melalui Djarum Foundation. (noe/ali)

Editor : Ali Mustofa
#Michael Bambang Hartono #rembang #dunia usaha #belasungkawa #Pelayat #Kudus #pemakaman