RADAR KUDUS – Pemerintah Kabupaten Rembang terus berupaya meningkatkan kualitas layanan ketenagakerjaan bagi masyarakat. Salah satu langkah terbarunya adalah menghadirkan inovasi digital bernama Sistem Penyuluhan dan Bimbingan Jabatan (SiPet), yang dirancang untuk membantu para pencari kerja memperoleh informasi serta bimbingan karier secara lebih mudah.
Program ini diluncurkan pada 3 Maret 2026 oleh Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja (Dinperinaker) Kabupaten Rembang. Melalui platform berbasis WhatsApp, masyarakat kini dapat mengakses layanan konsultasi kerja kapan saja tanpa harus datang langsung ke kantor dinas.
Inovasi tersebut menjadi bagian dari pengembangan layanan ketenagakerjaan daerah yang bertujuan memperluas akses informasi bagi masyarakat, terutama bagi mereka yang sedang mencari pekerjaan atau ingin menentukan arah karier.
Membantu Pencari Kerja Menentukan Karier
Kepala Dinperinaker Rembang, Fery Sumardi, menjelaskan bahwa SiPet merupakan bagian dari program layanan “NakerBisa” yang diinisiasi pemerintah daerah untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik di bidang ketenagakerjaan.
Program ini juga mencerminkan komitmen pemerintah daerah dalam mendampingi tenaga kerja agar semakin Berani, Inovatif, Santun, dan Akuntabel dalam menghadapi persaingan dunia kerja.
Menurut Fery, melalui layanan ini para pencari kerja dapat berkonsultasi langsung dengan petugas terkait berbagai hal yang berkaitan dengan dunia kerja.
Mulai dari penyusunan surat lamaran kerja, memilih posisi pekerjaan yang sesuai dengan kemampuan, hingga menentukan jurusan pendidikan yang relevan dengan kebutuhan pasar tenaga kerja.
“Kami ingin memberikan layanan yang lebih optimal dan responsif bagi masyarakat, khususnya pencari kerja yang membutuhkan pendampingan dalam mencari pekerjaan,” ujarnya.
Dengan pendekatan tersebut, masyarakat tidak hanya mendapatkan informasi lowongan kerja, tetapi juga memperoleh bimbingan yang lebih personal mengenai pengembangan karier.
Solusi atas Keterbatasan Anggaran dan SDM
Fery menambahkan, pengembangan layanan berbasis digital seperti SiPet juga menjadi solusi bagi keterbatasan anggaran dan sumber daya manusia di instansinya.
Dengan memanfaatkan teknologi komunikasi yang sudah akrab di masyarakat, layanan ketenagakerjaan dapat menjangkau lebih banyak orang tanpa dibatasi jarak maupun waktu.
“Melalui sistem digital ini, kami dapat memberikan pelayanan kepada lebih banyak pencari kerja secara cepat dan efisien,” jelasnya.
Penggunaan WhatsApp sebagai platform layanan juga dipilih karena aplikasi tersebut telah digunakan secara luas oleh masyarakat dari berbagai kalangan, sehingga memudahkan akses layanan.
Bimbingan Karier Hingga Konsultasi Pendidikan
Salah satu keunggulan SiPet adalah adanya layanan bimbingan karier yang bersifat personal.
Petugas akan membantu pencari kerja menyusun strategi dalam mencari pekerjaan sesuai dengan kemampuan dan minat masing-masing.
Layanan tersebut mencakup berbagai hal, mulai dari:
-
konsultasi penyusunan surat lamaran kerja
-
pemilihan jenis pekerjaan yang sesuai kemampuan
-
saran peningkatan keterampilan
-
konsultasi jurusan pendidikan untuk pekerjaan tertentu
“Petugas akan membimbing sesuai kebutuhan pencari kerja, mulai dari membantu membuat lamaran hingga menentukan jalur pendidikan yang mendukung pekerjaan yang diinginkan,” tambah Fery.
Pendampingan tersebut diharapkan dapat membantu masyarakat lebih siap memasuki dunia kerja yang semakin kompetitif.
Akses Pelatihan dan Peningkatan Kompetensi
Selain konsultasi kerja, SiPet juga menjadi sarana untuk menginformasikan berbagai program pelatihan keterampilan bagi masyarakat.
Dinperinaker Rembang secara berkala mengadakan pelatihan peningkatan kompetensi bagi pencari kerja, baik di dalam daerah maupun bekerja sama dengan lembaga pelatihan nasional.
Salah satunya melalui kolaborasi dengan Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia Minyak dan Gas Bumi (PPSDM Migas) di Cepu.
Melalui kerja sama tersebut, pencari kerja di Rembang memiliki peluang mengikuti berbagai pelatihan teknis yang dapat meningkatkan keterampilan dan daya saing di pasar kerja.
Program pelatihan seperti ini dinilai penting karena dunia industri saat ini menuntut tenaga kerja yang tidak hanya memiliki ijazah, tetapi juga keterampilan praktis yang sesuai dengan kebutuhan perusahaan.
Layanan Tersedia 24 Jam
Keunggulan lain dari SiPet adalah akses layanan yang tersedia selama 24 jam.
Dengan sistem ini, pencari kerja dapat mengajukan pertanyaan atau konsultasi kapan saja melalui pesan WhatsApp.
Petugas kemudian akan merespons dan memberikan panduan sesuai kebutuhan.
Pemerintah Kabupaten Rembang berharap layanan ini mampu memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam memperoleh informasi ketenagakerjaan secara cepat dan tepat.
Selain itu, inovasi ini juga diharapkan dapat membantu meningkatkan penempatan tenaga kerja di daerah.
“Harapannya SiPet bisa memberikan informasi yang lebih akurat kepada pencari kerja sehingga dapat membantu meningkatkan penempatan angkatan kerja di Kabupaten Rembang,” ujar Fery.
Dorong Transformasi Layanan Publik
Peluncuran SiPet menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah dalam mendorong transformasi digital layanan publik.
Di tengah perkembangan teknologi dan dinamika dunia kerja yang semakin cepat, inovasi pelayanan berbasis digital dinilai menjadi langkah penting untuk meningkatkan efektivitas layanan pemerintah.
Dengan adanya layanan seperti SiPet, masyarakat tidak lagi mengalami kesulitan dalam mengakses informasi ketenagakerjaan.
Pencari kerja dapat memperoleh bimbingan karier, informasi pelatihan, hingga konsultasi pendidikan secara lebih praktis dan efisien.
Bagi masyarakat yang ingin memanfaatkan layanan ini, SiPet dapat diakses melalui nomor WhatsApp 0822-2556-7996.
Pemerintah berharap inovasi tersebut mampu membantu masyarakat menemukan pekerjaan yang sesuai dengan potensi mereka sekaligus meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Kabupaten Rembang.
Editor : Mahendra Aditya