Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Sandal dan Alat Pancing Jadi Petunjuk, Bocah 8 Tahun di Rembang Ditemukan Tenggelam di Embung

Ali Mustofa • Rabu, 25 Februari 2026 | 09:57 WIB

EVAKUASI: Warga Desa Sambong berasama BPBD Rembang mengevakuasi bocah delapan tahun yang meniggal dunia setelah tenggelam di embung desa setempat kemarin malam.
EVAKUASI: Warga Desa Sambong berasama BPBD Rembang mengevakuasi bocah delapan tahun yang meniggal dunia setelah tenggelam di embung desa setempat kemarin malam.

REMBANG – Seorang bocah laki-laki berusia sekitar 8 tahun asal Desa Sambong, Kecamatan Sedan, Kabupaten Rembang, ditemukan meninggal dunia setelah diduga tenggelam di embung desa setempat pada Selasa malam (24 Februari 2026).

Berdasarkan informasi dari warga sekitar lokasi kejadian, korban sempat terlihat sedang memancing ikan di embung pada siang hari sekitar pukul 13.00 WIB.

Namun hingga sore menjelang malam, korban tidak kunjung pulang ke rumah sehingga keluarga bersama warga berinisiatif melakukan pencarian.

Baca Juga: Tenggelam, Bocah 8 Tahun Ditemukan Meninggal Dunia di Embung Sambong

Saat mendatangi lokasi embung, ayah korban menemukan sepasang sandal dan alat pancing milik anaknya di tepi air.

Menduga anaknya terjatuh ke dalam embung yang memiliki kedalaman sekitar 3 meter, keluarga kemudian meminta bantuan warga untuk melakukan pencarian dengan penyelaman.

Setelah dilakukan pencarian selama beberapa jam, korban akhirnya ditemukan sekitar pukul 19.00 WIB dalam kondisi sudah tidak bernyawa.

Jenazah selanjutnya dievakuasi dan dibawa ke rumah duka.

Kapolsek Sedan, Iptu Suroto, membenarkan kejadian tersebut.

Ia mengatakan bahwa setelah menerima laporan, petugas kepolisian bersama tenaga medis langsung menuju lokasi untuk melakukan pemeriksaan terhadap jenazah.

Dari hasil pemeriksaan, tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.

Baca Juga: Menu MBG Ramadan di Kabupaten Rembang Disorot, Paket Kering Dinilai Minimalis

Polisi menyimpulkan korban meninggal dunia akibat tenggelam di embung. Jenazah kemudian diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan.

Peristiwa tragis tersebut sempat menggegerkan warga Desa Sambong. Korban diduga tenggelam saat beraktivitas seorang diri di sekitar embung.

Proses pencarian korban melibatkan tim gabungan dari BPBD Kabupaten Rembang, Unit Siaga SAR, aparat kepolisian, TNI, serta warga setempat.

Setelah dilakukan penyisiran di area embung menggunakan peralatan SAR air, korban akhirnya berhasil ditemukan sebelum kemudian dievakuasi.

Pihak BPBD mengimbau masyarakat, khususnya para orang tua, agar meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak, terutama saat bermain di sekitar area perairan seperti embung atau sungai, guna mencegah kejadian serupa terulang. (ali)

Editor : Ali Mustofa
#jenazah #meninggal #embung #rembang #tenggelam #BPBD