Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Kabar Gembira, Festival Thong-Thonglek Rembang Segera Digelar, Warga Diminta Bersiap

Ali Mustofa • Sabtu, 21 Februari 2026 | 11:50 WIB

KEMBALI HADIR: Kelompok thong-thong lek Repandec menunjukan ketrampilan dan kreasi di depan panggung kehormatan.
KEMBALI HADIR: Kelompok thong-thong lek Repandec menunjukan ketrampilan dan kreasi di depan panggung kehormatan.

REMBANG – Kabar menggembirakan datang bagi warga Kabupaten Rembang.

Tradisi Thong-Thonglek yang menjadi ciri khas masyarakat setempat dipastikan akan kembali meramaikan bulan Ramadan.

Pemerintah daerah telah memberikan sinyal positif untuk penyelenggaraan festival bernuansa musik tradisional tersebut.

Baca Juga: TRAGIS! Nyawa Pemancing Muda Melayang di Embung Purworejo, BPBD Rembang Lakukan Pencarian 10 Jam

Meski demikian, hingga kini Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Rembang belum mengeluarkan pengumuman resmi terkait jadwal maupun teknis pelaksanaannya.

Rapat koordinasi juga masih menunggu waktu pelaksanaan, sehingga masyarakat belum dapat melakukan persiapan secara detail.

Bagi peserta yang ingin mengikuti festival, persiapan tentu membutuhkan waktu, mulai dari latihan hingga penyediaan kebutuhan pendanaan.

Pihak dinas memastikan perkembangan informasi, termasuk petunjuk teknis dan peraturan pelaksanaan, akan disampaikan melalui kanal resmi.

Wakil Bupati Rembang Mochamad Hanies Cholil Barro’ membenarkan bahwa agenda Thong-Thonglek akan kembali digelar tahun ini.

Namun, ia menyebutkan jadwal pasti pelaksanaan masih dalam pembahasan.

Menurutnya, rute kegiatan masih akan dirumuskan kembali.

Baca Juga: APBMI Desak Pemda Fasilitasi Legalitas Tambatan Pinggiran di Pelabuhan Rembang

Ada kemungkinan menggunakan jalur yang sama seperti tahun sebelumnya, tetapi tidak menutup kemungkinan terjadi perubahan sesuai pertimbangan teknis.

Pemerintah daerah memiliki sejumlah alasan untuk kembali menggelar tradisi tersebut.

Selain sebagai warisan budaya, Thong-Thonglek juga menjadi bagian dari tradisi Ramadan masyarakat Rembang yang perlu terus dilestarikan.

Konsep yang diusung pun tetap menonjolkan nuansa tradisional.

Gus Hanies menambahkan, festival direncanakan kembali menggunakan konsep keliling seperti yang telah dilakukan sejak dahulu.

Baca Juga: Dukung Pelestarian Budaya Jawa, BRI Bantu Sarana Sanggar Seni di Kaliombo Rembang

Model pertunjukan panggung hanya sempat diterapkan pada masa pandemi Covid-19.

Sebagai informasi, festival Thong-Thonglek sempat tidak digelar selama beberapa tahun akibat pandemi.

Tradisi ini terakhir kali berlangsung pada 2019 sebelum akhirnya vakum mulai 2020, dan kembali dihidupkan pada 2025.

Sebelumnya, pada 2024 festival diselenggarakan di alun-alun Rembang dengan menghadirkan sejumlah penampil, di antaranya penyanyi asal Tuban, Difarina Indra, serta Fallden dari Desa Kabongan Kidul, Rembang, sebagai hiburan pembuka.

Langkah menghadirkan bintang tamu lokal maupun dari luar daerah menjadi salah satu upaya dinas terkait untuk meningkatkan minat masyarakat terhadap festival Thong-Thonglek, sekaligus menghidupkan kembali antusiasme penonton terhadap tradisi tersebut. (noe)

Editor : Ali Mustofa
#rembang #ramadan #Thong-Thonglek #musik tradisional