RADAR KUDUS - Kerusuhan usai laga antara PSIR Rembang melawan Persak Kebumen berbuntut panjang.
Kekalahan 0-2 di ajang Liga 4 musim 2025/2026 tak hanya menyakitkan di papan skor, tetapi juga berujung badai sanksi dari Komite Disiplin Asprov PSSI Jawa Tengah.
Dari berbagai sumber terkini, total 10 hukuman dijatuhkan kepada klub, ofisial, dan pemain.
Namun sorotan terbesar tertuju pada deretan pemain PSIR Rembang yang harus menerima skorsing panjang dan denda akibat tindakan indisipliner terhadap wasit maupun pemain lawan.
Berikut daftar lengkap pemain PSIR Rembang yang dijatuhi sanksi Komdis PSSI Jateng:
1. Rudi Santoso – Skorsing 3 Tahun
Nama Rudi Santoso menjadi yang paling berat hukumannya di antara para pemain.
Ia dinyatakan melakukan protes berlebihan kepada wasit dan secara sengaja menyentuh area vital sang pengadil.
Sanksi:
- Skorsing 3 tahun
- Denda Rp 10 juta
Hukuman ini praktis mengancam kelanjutan kariernya dalam waktu dekat.
2. Kesuma Satria Y. – Skorsing 1 Tahun
Kesuma dinilai melakukan tindakan agresif kepada wasit dengan mencubit serta menginjak kaki perangkat pertandingan saat melayangkan protes.
Sanksi:
- Skorsing 1 tahun
- Denda Rp 5 juta
3. Ahmad Dani Maulana – Skorsing 1 Tahun
Ia terbukti melakukan provokasi kepada penonton agar turun ke lapangan melalui gestur tangan.
Tindakan ini dianggap memperkeruh suasana dan memicu invasi.
Sanksi:
- Skorsing 1 tahun
- Denda Rp 5 juta
4. Ammar Dzakwan – Skorsing 1 Tahun
Ammar dinyatakan memiting wasit sesaat setelah peluit panjang dibunyikan.
Aksi tersebut masuk kategori pelanggaran berat terhadap perangkat pertandingan.
Sanksi:
- Skorsing 1 tahun
- Denda Rp 5 juta
5. Renafi Septian – Skorsing 6 Bulan
Renafi terbukti menghampiri wasit dan melakukan protes yang dinilai mengarah pada intimidasi.
Sanksi:
- Skorsing 6 bulan
- Denda Rp 3 juta
6. Muhammad Diva Maulana – Skorsing 6 Bulan
Pelanggaran serupa juga dilakukan Muhammad Diva Maulana yang melakukan intimidasi verbal terhadap wasit.
Sanksi:
- Skorsing 6 bulan
- Denda Rp 3 juta
7. Hairul – Skorsing 1 Laga
Hairul dikenai hukuman karena melakukan pemukulan pada bagian belakang kepala pemain Persak Kebumen saat situasi memanas.
Sanksi:
- Skorsing 1 pertandingan
- Denda Rp 10 juta
Klub Didiskualifikasi, Ofisial Dihukum Seumur Hidup
Selain para pemain, PSIR Rembang sebagai klub juga menerima hukuman berat berupa diskualifikasi dari Liga 4 2025/2026, denda Rp 40 juta, serta sanksi enam laga kandang tanpa penonton di kompetisi berikutnya.
Sementara itu, panitia pelaksana yang bertugas sebagai Safety and Security Officer dijatuhi larangan seumur hidup memasuki stadion dan terlibat dalam aktivitas sepak bola setelah terbukti melakukan kekerasan terhadap wasit.
Dampak Besar untuk Masa Depan PSIR
Deretan sanksi ini bukan sekadar hukuman administratif.
Skorsing panjang terhadap sejumlah pemain inti dipastikan memengaruhi kekuatan tim dalam jangka panjang.
Di sisi lain, denda dan laga tanpa penonton juga berdampak pada kondisi finansial klub.
Komdis PSSI Jawa Tengah menegaskan bahwa keputusan tersebut diambil demi menjaga integritas kompetisi dan menegakkan disiplin.
Kasus ini menjadi pelajaran keras bahwa pelanggaran terhadap perangkat pertandingan dan provokasi dalam sepak bola memiliki konsekuensi berat.
Bagi PSIR Rembang, satu laga yang berakhir ricuh kini berubah menjadi catatan kelam dengan daftar panjang pemain yang harus menepi akibat sanksi disiplin.
Editor : Mahendra Aditya