REMBANG - Belasan rumah warga Lambangan Wetan, Kecamatan Bulu, yang berdiri di tepi sungai mulai digerus longsor.
Kemarin separo rumah bagian belakang milik Murtaji, sudah ambruk akibat digerus derasnya aliran air sungai di desa setempat.
Potensi longsor masih mengintai, mengingat sungai berada di tengah-tengah desa.
Sementara banyak bangunan rumah warga berdiri di dekat sungai.
Baca Juga: Jembatan Antardesa di Rembang-Pati Putus dan Sejumlah Desa di Sluke Longsor
Sekretaris Desa Lambangan Wetan, M. Ihsan menyebutkan longsor sepanjang 100 meteran dan kedalaman 5 meter itu disebabkan tingginya intensitas hujan selama sepekan ini.
Kondisi itu diperparah karena aliran sungai yang semula tersumbat dapuran bambu sudah tersapu air.
“Otomatis arus air sangat deras, langsung menggerus tebing kanan-kiri sungai hingga menyebabkan longsor,” jelasnya kemarin.
Ia menjelaskan selain satu rumah warga yang sudah roboh. Setidaknya ada lima rumah warga lain yang berada di bagian selatan sungai juga terancam.
“Semua masuk RT 001, RW 003,” jelasnya.
Tak hanya di bagian selatan, di sebelah utara sungai masuk RT 001, RW 001 setidaknya ada enam rumah.
Baca Juga: Banjir Kepung Desa Menoro Rembang, Diduga Gunung Gundul di Daerah Atas
Kemudian di RT 004 RW 002 ada bangunan masjid juga berpotensi terkena longsor.
Pihaknya berharap pihak pemerintah daerah segera turun tangan, mengingat potensi hujan masih sangat tinggi.
“Kami sudah melaporkan ke BPBD, sudah disurvei. Semoga bisa segera ditangani,” tambahnya. (ali)
Editor : Ali Mustofa