REMBANG – Seorang ojek pengangkut kayu jati, Arip Widodo (35), warga Desa Blingoh, Kecamatan Donorejo, Kabupaten Jepara, ditemukan meninggal dunia setelah sepeda motor yang dikendarainya terjatuh di jalan curam di Desa Pacing, Kecamatan Sedan, Kabupaten Rembang.
Peristiwa tersebut dilaporkan terjadi pada Minggu (14/12) sekitar pukul 14.00 WIB di area tanah tegalan milik Dwi Jatmiko yang masuk wilayah Desa Pacing. Saat kejadian, korban mengangkut kayu jati menggunakan sepeda motor Yamaha FIZ R.
Kapolsek Sedan, Iptu Suroto, menjelaskan kronologi kejadian bermula pada Minggu pagi sekitar pukul 08.30 WIB. Korban bersama beberapa saksi bekerja menebang pohon jati milik Nur Zahwan di tanah tegalan Desa Pacing. Korban bertugas sebagai pengangkut kayu jati (ojek kayu) dari lokasi penebangan menuju jalan kampung dengan jarak sekitar 300 meter.
Baca Juga: Jelang Nataru, Stok dan Takaran BBM di SPBU Rembang Dinyatakan Aman
“Setelah pohon jati selesai ditebang sekitar pukul 10.00 WIB, korban mulai mengangkut kayu hasil tebangan. Untuk kayu berdiameter besar, korban hanya mampu memuat dua batang, sedangkan kayu berukuran kecil bisa empat hingga lima batang,” jelas Iptu Suroto dalam keterangan tertulisnya.
Disebutkan, sebelum kejadian korban telah melakukan pengangkutan kayu sebanyak enam kali. Sekitar pukul 13.00 WIB, dua saksi lainnya kembali memuat lima batang kayu jati sepanjang sekitar dua meter ke atas sepeda motor korban untuk diangkut menuju jalan kampung.
Saat itu kondisi cuaca sedang hujan. Sekitar 10 menit kemudian, salah satu saksi izin pulang ke rumah untuk mandi dan melaksanakan salat. Sekitar pukul 14.00 WIB, saksi kembali menuju lokasi penebangan.
Baca Juga: Dua Jabatan Kepala Dinas Jepara Masih Kosong, Kapan Dilantik? Ini Kata Bupati
“Dalam perjalanan, saksi melihat sepeda motor korban beserta lima batang kayu jati tergeletak di bawah tebing. Saksi kemudian turun ke lokasi dan mendapati korban sudah dalam kondisi meninggal dunia dengan posisi tubuh tertimpa kayu,” terangnya.
Saksi kemudian berteriak meminta pertolongan. Bersama saksi lainnya, korban dievakuasi ke pinggir jalan kampung. Peristiwa tersebut lalu dilaporkan kepada Kepala Desa Pacing dan diteruskan ke Polsek Sedan.
Petugas Polsek Sedan bersama tim medis dari Puskesmas Sedan mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan pemeriksaan. Berdasarkan hasil visum luar, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan atau penganiayaan.
“Korban mengalami sejumlah luka akibat benturan keras, terutama di bagian kepala belakang, yang diduga kuat menjadi penyebab kematian,” pungkas Iptu Suroto. (noe)
Editor : Zainal Abidin RK