Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati pedoman media siber Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Lagi!!! Lauk MBG di Rembang Kota Bermasalah, Potongan Ayam Diduga Busuk Disajikan ke Siswa

Ali Mahmudi • Kamis, 20 November 2025 | 04:40 WIB
TANGKAPAN LAYAR HANDPHONE JADI SOROTAN: Postingan warga bernama Azizah Chafidz tentang menu MBG ayam yang diduga sudah busuk menuai sorotan masyarakat Rembang.
TANGKAPAN LAYAR HANDPHONE JADI SOROTAN: Postingan warga bernama Azizah Chafidz tentang menu MBG ayam yang diduga sudah busuk menuai sorotan masyarakat Rembang.

REMBANG – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali menjadi sorotan di wilayah Rembang Kota.

Kali ini, lauk ayam yang disalurkan dari salah satu SPPG (Satuan Pelayanan Penyediaan Gizi) ke sekolah-sekolah terlihat busuk dan mengeluarkan bau tidak sedap. Foto potongan ayam yang sudah menghitam dan berlendir viral di media sosial sejak Rabu malam (19/11).

Dalam postingan yang diunggah warga bernama Azizah Chafidz di Facebook, terlihat jelas potongan ayam yang diduga sudah tidak layak konsumsi.

Ia menuliskan bahwa lauk tersebut bukan hanya diterima satu sekolah, melainkan berasal dari satu SPPG yang sama dan didistribusikan ke beberapa sekolah.

“Mosok iya, kalau begini wujudnya anak-anak disuruh mangan?” tulis Azizah, yang postingannya langsung mendapat ratusan reaksi dan puluhan komentar.

Ia juga menyebut bahwa masalah kualitas makanan MBG di SPPG tersebut sudah berulang kali terjadi sejak program diluncurkan, mulai dari menu madrasah hingga saat ini.

“Beberapa kali kesalahan terus berulang. Dari awal adanya MBG di madrasah kami hingga saat ini. Kalau dikomplen hanya bilang ‘minta maaf, tidak akan terulang’. Tapi tetap saja ada lagi, ada lagi,” lanjutnya.

Azizah menilai standarisasi dan pengawasan terhadap tim penyedia makanan perlu diperketat. Ia khawatir berita negatif yang terus berulang justru membuat orang tua was-was dan anak-anak menjadi korban.

Sementara itu, SPPI (Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia) MBG di “Jalan Cinta” Rembang Riyadh mengakui jika ayam yang diduga sudah busuk tersebut dari SPPG-nya.

“Iya benar. Tadi siang kami juga sudah melakukan konfirmasi dengan pihak sekolah MTs Al-Mubarok. Kami mohon agar permasalahan tersebut dapat dibahas secara internal saja, serta memohon agar postingannya dapat dihapus untuk menghindari kegaduhan dan mencegah timbulnya opini publik,” tandasnya saat dikonfirmasi Radar Kudus Jawa Pos.

Seperti dikabarkan sebelumnya SPPG di “Jalan Cinta” ini kerap menuai keluhan. Diantaranya, masalah nasi kuning yang lembek dan berair, dugaan pembatalan pendistribusian, hingga ditemukan lauk ayam yang diduga sudah busuk.

Disinggung karena kerap menuai sorotan, Riyadh menyampaikan permohonan maaf atas kejadian lauk ayam yang tidak layak konsumsi. Ia mengaku setiap ada kendala atau temuan di lapangan, pihaknya langsung menggelar rapat evaluasi internal dan menyampaikan ke seluruh tim di masing-masing divisi.

“Seperti permasalahan hari ini langsung dievakuasi begitu laporan masuk. Hasil evaluasi telah disampaikan kepada semua divisi agar: lebih teliti dalam proses pemilihan dan pengolahan bahan baku, lebih serius menjalankan tugas sesuai SOP, serta
meningkatkan intensitas koordinasi antar divisi, terutama antara tim pengadaan, pengolahan, dan distribusi,” jelasnya.

“Kami berkomitmen agar kejadian serupa tidak terulang. Langkah perbaikan sudah langsung kami terapkan mulai besok,” tambahnya.

Pihak SPPG juga meminta dukungan semua pihak, termasuk sekolah dan wali murid, untuk segera melaporkan jika masih menemukan kendala di lapangan agar dapat secepatnya ditangani.
Kepala Bidang (Kabid) SD pada Dindikpora Kabupaten Rembang Kapti Prasetyo Aji menyatakan belum menerima laporan terkait temuan yang viral di media sosial tersebut.

Pihaknya akan segera berkoordinasi dengan korwil MBG di masing-masing wilayah. “Masalah ini akan segera kita koordinasikan,” ujarnya. (ali)

Editor : Ali Mustofa
#pemkab rembang #HARNO HANIS #ayam busuk #MBG REMBANG