Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Empat Peningkatan Jalan di Rembang Tuntas, Tiga Titik Pemeliharaan Digenjot, Berikut Daftarnya

Ali Mahmudi • Jumat, 7 November 2025 | 16:30 WIB
MULUS: Pemotor melintas di Jalan Kerep-Landoh yang sudah mulus setelah ditingkatkan kualitasnya kemarin.
MULUS: Pemotor melintas di Jalan Kerep-Landoh yang sudah mulus setelah ditingkatkan kualitasnya kemarin.

REMBANG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rembang melakukan peningkatan infrastruktur jalan di sejumlah titik.

Perbaikan infrastruktur ini diantarnya di jalan antardesa di Kecamatan Sulang, Sale, Pamotan dan Pancur.

Kemudian pemeliharaan rutin dengan penambalan jalan digenjot mulai ujung Rembang barat dan timur.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUTR) Rembang, Maryosa melalui Kabid Bina Marga, Nugroho Tri Hutomo menyampaikan empat paket jalan sudah selesai dibangun. Progresnya sudah 100 persen saat ini.

”Sudah 100 persen. Kalaupun ada kekurangan pekerjaan minor penyelesaian bahu jalan,” kata Nugroho kepada Jawa Pos Radar Kudus kemarin (6/11).

Kemudian untuk peningkatan jalan yang dikerjakan tahun ini. Ada peningkatan Jalan Landoh – Kerep, Kecamatan Sulang senilai Rp 1,971 miliar.

Lalu peningkatan Jalan Mrayun - Ngajaran - Tahunan senilai Rp 2 miliar.

Selain itu peningkatan Jalan Sendangagung - Segoromulyo senilai Rp 2 miliar.

Kemudian peningkatan Jalan Punggurharjo - Wuwur - Johogunung Rp 1,32 M. Semua paket tersebut sudah rampung sesuai target.

”Yang masih kurang di Landoh-Kerep, Kecamatan Sulang. Kita usahakan segera di proses,” terangnya.

Nugroho menjelaskan khusus di Jalan Landoh-Kerep konstruksi berbeda. Sebab di spot akhir menggunakan beton.

“Jadi secara teknis perlu waktu. Namun mobilitas pekerja sudah ditindaklanjuti,” terangnya.

Selain empat proyek peningkatan jalan di Kabupaten Rembang yang dibiayai APBD Induk tahun 2025 pemeliharaan rutin jalan berlanjut.

Ada tiga lokasi. Pertama disisir lubang-lubang Jalan Clangapan-Pamotan, tepatnya Tireman-Japerejo yang rawan kecelakaan.

Kedua pemeliharaan rutin dikerjakan Sambiyan-Sidomulyo. Kemudian ketiga Gunungsari -Kuangsan.

“Pemeliharaan tersebut masih proses. Nanti akan berjalan terus. Dimulai dari barat, kecamatan Rembang, Sulang dan seterusnya,” bebernya.

Ia menambahkan secara umum kerusakan jalan terjadi di sejumlah tempat. Saat ini, penanganan terus diusahakan di sejumlah titik-titik strategis.

“Kami prioritaskan yang banyak di lalui lalu lintas diusahakan penanganan terlebih dahulu. Kami usahakan dalam dua bulan kami maksimalkan sumber daya. Termasuk, saat musim penghujan saat ini kami usahkan on terus,” tambahnya. (noe/ali)

Empat Titik Peningkatan Jalan di Kabupaten Rembang

1. Peningkatan Jalan Sendangagung–Segoromulyo, senilai Rp1,87 miliar tersebut menggunakan konstruksi overlay hotmix dengan panjang penanganan 1.686 meter dan lebar 3 meter.

2. Peningkatan Jalan Punggurharjo–Wuwur–Johogunung. senilai Rp1,2 miliar menggunakan konstruksi overlay hotmix dengan panjang 1.850 meter dan lebar 3 meter.

3. Peningkatan Jalan Mrayun–Ngajaran–Tahunan, senilai Rp1,87 miliar penanganan sepanjang 1.842,5 meter dan lebar 3 meter, menggunakan konstruksi overlay hotmix.

4. Peningkatan Jalan Landoh–Kerep–Kepohagung, senilai Rp1,89 miliar menggunakan konstruksi pelebaran hotmix dengan panjang 802,5 meter dan lebar 4 meter.

Editor : Ali Mustofa
#rembang #DPUTR #pemkab #infrastruktur #peningkatan jalan