REMBANG – Bagian Pengadaan Barang dan Jasa (PBJ) Sekretariat Daerah Kabupaten Rembang mengejar target penyelesaian proses pemilihan hingga akhir November 2025.
Secara teknis, penyelesaian pekerjaan menjadi tanggung jawab pelaksana kegiatan.
Hal ini berdasarkan data monitoring dan evaluasi di Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) melalui laman https://spse.inaproc.id/rembangkab/amel, hingga 3 November 2025.
Bagian PBJ telah memfasilitasi 469 paket pengadaan barang/jasa tahun anggaran 2025, dengan rincian jasa konsultasi 279 paket, jenis lainnya 109 paket, pengadaan barang 49 paket, serta pekerjaan konstruksi 32 paket.
Dari total tersebut, 12 paket melalui tender, 414 paket pengadaan langsung, dan 43 paket via e-purchasing, dengan nilai keseluruhan Rp 96,4 miliar
“Ratusan paket sebagian sudah selesai pemilihannya, sebagian masih ongoing, sedang direview, dan berbagai tahap lainnya,” ujar Kepala Bagian PBJ Setda Kabupaten Rembang, Muhammad Khoirul Anam, kepada Jawa Pos Radar Kudus.
Ia menjelaskan, semua jenis pengadaan baik konstruksi, non-konstruksi, barang, maupun jasa lainnya difasilitasi selama berkas permohonan masuk proses.
Untuk mengejar target, tim PBJ bahkan lembur hingga malam hari.
“Kita dinamis. Malam hari kami lakukan evaluasi di rumah terkait penawaran dan hal-hal teknis lainnya. Kalau hanya mengandalkan jam kerja, tidak akan cukup,” terangnya. (noe/ali)
Editor : Ali Mustofa