Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Ki Sigid Ariyanto Bawa Rembang ke Panggung Internasional dengan Festival Seni Sambongan

Ali Mahmudi • Selasa, 4 November 2025 | 19:22 WIB
Ki Sigid Ariyanto siap menggelar Festival Seni Sambongan di Sulang Rembang
Ki Sigid Ariyanto siap menggelar Festival Seni Sambongan di Sulang Rembang

REMBANG - Dalang kondang asal Rembang, Ki Sigid Ariyanto, berkomitmen dalam melestarikan warisan dunia melalui penyelenggaraan Festival Seni Sambongan.

Acara ini diadakan di Taman Budaya Sambongan, Sulang, Rembang, dalam rangka memperingati Hari Wayang Dunia yang ke-11.

Ki Sigid menyatakan bahwa festival ini merupakan upaya nyata untuk melestarikan seni tradisi, khususnya wayang, yang telah diakui oleh UNESCO sebagai warisan adiluhung dunia.

Ia menekankan bahwa wayang bukan hanya milik Indonesia atau Jawa, tetapi sudah menjadi milik dunia.

Lebih dari sekadar peringatan Hari Wayang Dunia, Festival Seni Sambongan juga berfungsi sebagai pra-acara menuju Bienal Wayang Indonesia tahun 2026.

Ki Sigid memiliki ambisi besar untuk membawa ajang wayang tingkat nasional tersebut ke Rembang.

"Untuk mengangkat kota Rembang dari sisi seni budaya khususnya wayang, acara wayang untuk 2026 tingkat nasional saya boyong ke Rembang," ungkap Ki Sigid.

Festival ini diselenggarakan sebagai kerja mandiri oleh Taman Budaya Sambongan dan berlangsung selama dua hari, yaitu pada 4 dan 5 November 2025.

Rangkaian acara dibuka pada Selasa, 4 November 2025 dibuka dengan Sarasehan Budaya bertema “Jejak Wayang Ukur Karya Sukasman” bersama narasumber Ismoyo dari Jogjakarta.

Dilanjutkan Barongan Gembong Aji Seto dari Bulu, Umbul Donga Nusantara dan Wilujengan Hari Wayang Dunia 2025 digelar dengan iringan Loro Blonyo Lesung Bonoroto dari Karanganyar.

Penampilan penari dari sanggar Tari Cakraningrat Rembang menampilkan pentas tari tradisional.

Kemudian Ruwatan Masal menjadi puncak spiritual malam ini, dipimpin Dhalang Ruwat Ki Winardi dari Tulungagung, Jawa Timur. Pagelaran Wayang Kulit dimainkan Ki Faizin Panca Nugraha.

Kemudian pada Rabu, 5 November 2025. Sarasehan Budaya kedua mengangkat tema “Wayang dan Ekspresi Seni Rupa Saat Ini” bersama Teguh Prihadi dari Surakarta.

Pentas Dalang Cilik Si Kembar dari Semarang membuka sajian siang dengan Pagelaran Wayang Kulit.

Siang hari dilanjutkan Wayang Golek oleh Ki Rizky Widodo (Tegal) dan Wayang Kancil oleh Ki Supriyadi.

Malam dilanjutkan dengan Monolog Kebo Marcuet interaktif dipersembahkan Warsidi Kedul dari Blora.

Dan puncaknya Pagelaran Wayang Kulit Penutup menampilkan Jagad Jenar Ariyanto dan Ki Wangsit Winursito dengan lakon “Siswa Kahanan”.

“Puncak acara berfokus pada keragaman jenis wayang, termasuk pertunjukan Wayang Golek, Wayang Kancil, dan Wayang Purwa,” bebernya.

Ki Sigid Ariyanto berharap kegiatan ini menjadi pemicu dan mendapatkan perhatian lebih dari pemerintah untuk perayaan Hari Wayang Dunia yang ke-12 tahun depan.

“Harapannya kami adalah agar wayang tetap ngremboko (berkembang),” tambahnya. (ali)

 

Editor : Ali Mustofa
#rembang #Ki Sigid Ariyanto #dalang #festival seni #Panggung Internasional