REMBANG - Hujan deras sepanjang siang hingga sore kemarin (26/10) menyebabkan banjir setinggi lutut orang di wilayah Kecamatan Sumber, Rembang. Tak hanya sekolahan, pemukiman hingga jalan raya turut terdampak diterjang derasnya air kiriman dari kawasan hutan setempat.
Informasi yang dihimpun banjir menerjang SMPN 1 Sumber, hingga limpas ke Jalan Sumber-Krikilan setinggi lutut orang dewasa. Kondisi ini membuat lalu lintas tersendat.
Tak hanya itu, banjir juga menerjang wilayah pemukiman warga seperti di Desa Sumber, Krikilan, dan Kedungtulup.
Ahmad warga Sumber menyebutkan banjir terjadi karena curah hujan sangat tinggi sejak siang hingga sore hari. Kondisi itu diperparah karena air kiriman dari kawasan hutan sekitar.
“Curah hujan sangat tinggi, merata di semua daerah kawasan hutan mulai hutan Jatigenuk, Polbayem-Logede (Sumber), sampai Melatirejo, Sendangmulyo (Bulu). Karena hutan sudah gundul air langsung turun ke bawah,” ujarnya.
Dampak hujan kemarin juga menerjang jembatan batas kabupaten di Desa Kedungtulup, Sumber, (Rembang) dan Desa Sumberagung, Jaken, (Pati). “Semoga tidak rusak parah. Setelah diterjang derasnya air,” tambahnya.
Selain curah hujan dan kiriman air dari kawasan hutan. Menurutnya, penyempitan dan pendangkalan sungai dan irigasi juga membuat air tidak bisa mengalir dengan lancar.
Hingga kemarin sore banjir dikabarkan juga masuk di wilayah Dukuh Semambung, Desa Wiroto, Kaliori.
Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Rembang Sri Jarwati mengaku hingga kemarin masih mendata dampak banjir di Sumber. “Tim sudah turun menyisir menyisir ke Sumber, Krikilan dan Kedungtulup,” katanya.
Menurutnya banjir di wilayah Sumber sudah langganan dan cepat surut. Hasil laporan yang ia terima air naik pukul 14.00 sampai 16.00. Kemudian di jalan berangsur surut pukul 18.30. Sementara di sekolahan hanya masuk di ruang guru sekitar 2 cm.”Sudah surut semua,” imbuhnya. (noe/ali)
Editor : Mahendra Aditya