Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Rumah dan Toko di Kaliombo Sulang Rembang Terbakar Saat Warga Terlelap, Ini Dugaan Penyebab dan Total Kerugiannya

Ali Mustofa • Jumat, 24 Oktober 2025 | 20:27 WIB

BERSIHKAN PUING: Kades Ngasmin (pakai helm) bersama warga ikut kerja bakti membersihkan puing bangunan bekas kebakaran.
BERSIHKAN PUING: Kades Ngasmin (pakai helm) bersama warga ikut kerja bakti membersihkan puing bangunan bekas kebakaran.

 

REMBANG – Kebakaran melanda sebuah rumah sekaligus toko di Dukuh Kaliombo Wetan, Desa Kaliombo, Kecamatan Sulang, Jumat dini hari (24/10).

Peristiwa terjadi sekitar pukul 01.30 WIB saat penghuni rumah tengah tertidur lelap. Api diduga berasal dari korsleting listrik di ruang penyimpanan frozen food.

Bangunan yang terbakar diketahui milik Suyoko (44), warga setempat. Saat kejadian, di rumah tersebut juga tinggal istri, dua anak, serta mertua perempuannya.

Baca Juga: Oleng dan Tabrak Warung, Pemotor Tewas Tertindih Motornya Sendiri di Lasem Rembang, Begini Kronologinya

Meski tidak ada korban jiwa, seluruh isi toko serta sebagian besar atap rumah ludes terbakar.

Kepala Desa Kaliombo, Ngasmin, menjelaskan api pertama kali terlihat dari bagian dalam rumah.

Warga yang melihat kepulan asap langsung berteriak meminta pertolongan.

Dalam waktu singkat, warga sekitar berhamburan keluar dan bersama-sama berusaha memadamkan api dengan alat seadanya.

“Sekitar pukul setengah dua malam, warga melihat asap keluar dari dalam rumah. Begitu dibuka, api sudah membesar. Warga panik karena lingkungan cukup padat. Untung semua cepat bergerak dan langsung menghubungi damkar,” tutur Ngasmin kepada Radar Kudus.

Tak lama berselang, tim pemadam kebakaran dari BPBD Rembang tiba di lokasi.

Petugas berjibaku memadamkan api yang sudah menjalar ke bagian atap dan ruang toko.

Proses pemadaman berlangsung sekitar dua jam, hingga api berhasil dikendalikan sekitar pukul 04.00 WIB.

Baca Juga: Ini Rencana Strategis Direktur Anyar RSUD Rembang setelah Dilantik

“Api sulit dijangkau karena tertutup gipsum dan posisi rumah berdinding tinggi. Saat dijebol, api sudah menyebar hampir ke seluruh atap,” tambahnya.

Sejumlah barang dagangan seperti jajanan anak-anak, tabung gas LPG 3 kilogram, freezer, hingga lemari pendingin hangus terbakar.

Ditaksir, total kerugian mencapai Rp150 juta. Meski demikian, beberapa barang berharga dan uang tunai berhasil diselamatkan.

Setelah kejadian, keluarga korban sementara mengungsi ke rumah mertua yang berjarak sekitar 200 meter dari lokasi kebakaran.

Diketahui, suami korban tengah bekerja di luar negeri sebagai mekanik kapal dan baru sebulan meninggalkan rumah.

“Pagi harinya warga bersama aparat desa bergotong royong membersihkan puing-puing sisa kebakaran,” imbuh Kades.

Sementara itu, Kepala Bidang Pemadam Kebakaran BPBD Rembang, Erwin Rahadyan, membenarkan kebakaran tersebut.

“Penyebabnya diduga korsleting listrik di area penyimpanan frozen food. Tidak ada korban jiwa. Kami kerahkan satu unit mobil pemadam dan dua unit tangki air. Pemadaman selesai sekitar pukul 04.06 WIB,” jelasnya. (noe)

Editor : Ali Mustofa
#kebakaran #tabung gas #rembang #korsleting