Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Museum RA Kartini Rembang Semarakkan Hari Museum Nasional dengan Pameran Ranjana

Redaksi Radar Kudus • Senin, 13 Oktober 2025 | 16:41 WIB

 

EDUKATIF: Narasumber membagikan materi saat sosialisasi Promosi Musuem Sebagai Wisata Budaya Dalam Menghadapi Era 4.0.
EDUKATIF: Narasumber membagikan materi saat sosialisasi Promosi Musuem Sebagai Wisata Budaya Dalam Menghadapi Era 4.0.

REMBANG – Peringatan Hari Museum Nasional tingkat Kabupaten Rembang berlangsung meriah pada Sabtu (12/10).

Acara puncak tersebut ditandai dengan pameran temporer bertajuk “Ranjana Rembang”, yang digelar selama tiga hari, mulai 10 hingga 12 Oktober 2025, di Museum RA Kartini Rembang.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Dinbudpar) Rembang, Mutaqin, melalui Subkoordinator Sejarah, Museum, dan Cagar Budaya, Retna Diah Radityawati, menjelaskan bahwa Ranjana Rembang merupakan perhelatan budaya yang menampilkan keindahan seni, tradisi, dan kreativitas masyarakat Rembang dalam satu wadah perayaan.

Menurutnya, kata “Ranjana” sendiri memiliki makna kegembiraan, pesona, dan keindahan.

Yaitu nilai-nilai yang diangkat untuk membangkitkan semangat masyarakat dalam mengenal dan mencintai warisan budaya serta sejarah daerahnya.

“Ranjana Rembang bukan hanya ajang pameran budaya, melainkan juga momentum untuk meneguhkan identitas kota, menumbuhkan rasa bangga masyarakat, sekaligus membangun ruang dialog kreatif antara warisan budaya dan kehidupan modern,” ujarnya.

Pameran tersebut merupakan hasil kolaborasi lintas lembaga, mulai dari museum, komunitas ekonomi kreatif, media lokal, hingga perguruan tinggi.

Beragam kegiatan turut memeriahkan acara, antara lain workshop kebaya Kartini, seminar kajian koleksi, kelas menari, kursus menjahit, hingga membatik.

Retna menambahkan, kegiatan pada hari pertama dibuka dengan Seminar Koleksi Pawon Kartini, yang mengulas berbagai peralatan dan perlengkapan dapur khas masa RA Kartini.

Hari berikutnya diisi dengan sosialisasi dan promosi museum sebagai destinasi wisata budaya di era digital 4.0.

Sementara pada hari terakhir, digelar lomba edukatif kultural bertema “Narasi Kartini dalam Pengelolaan Museum RA Kartini”, dengan total hadiah jutaan rupiah lengkap dengan trofi dan piagam penghargaan.

Maasing-masing, juara I mendapat hadiah Rp 5 juta, juara II Rp 4 juta, Juara III Rp 3 juta.

Rangkaian kegiatan tersebut, lanjut Retna, menjadi upaya menyegarkan citra Museum RA Kartini agar tampil lebih hidup dan menarik bagi generasi muda.

Melalui pendekatan yang interaktif dan edukatif, museum diharapkan tidak hanya menjadi tempat penyimpanan sejarah, tetapi juga ruang inspiratif bagi masyarakat.

“Tahun ini kami tidak melakukan program khusus untuk menggerakkan kunjungan ke museum, tetapi justru masyarakat datang dengan antusias,” ujarnya.

”Mereka datang karena tertarik dengan pameran dan kegiatan yang kami gelar. Bahkan kunjungan ini turut memberikan kontribusi bagi Pendapatan Asli Daerah (PAD),” pungkasnya. (noe/*)

 

Editor : Ali Mustofa
#hari museum nasional #pameran #rembang #museum ra kartini #warisan budaya