REMBANG – Dua embung baru akan di bangun di Kabupaten Rembang. Lokasinya di Ngajaran dan Sumber Semen, Kecamatan Sale. Dengan anggaran sebesar Rp 6,5 miliar.
Saat ini kedua lokasi tersebut sudah dilakukan survei. Dputaru melaksanakan identifikasi kesiapan lokasi kedua embung diatas.
Tujuan pembangunan embung tersebut untuk meningkatkan ketersediaan air baku dan memaksimalkan layanan untuk irigasi.
Kabid Sumber Daya Air (SDA) Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, Alfi Mohamadi menyampaikan pembangunan baru di dua titik tersebut. Anggaran masuk dianggaran perubahan.
”Detail Engineering Design (DED) belum ada. Saat ini masih proses pengadaan untuk DED,” kata Alfi Kepada Jawa Pos Radar Kudus.
Lebih lanjut Alfi menjelaskan DED diperkirakan maksimal 30 hari.
Itu yang harus dikejar terlebih dahulu. Karena anggaran fisik sudah ada. Artinya harus dilaksanakan sekarang.
”Anggaran fisik sudah ada. Waktunya mencukupi atau tidak nanti. Jelasnya saya ngoyak DED dahulu,” terangnya.
Sebagai gambaran untuk pembangunan fisik embung Ngajaran dana yang bakal dikucurkan kurang lebih Rp 3,5 miliar. S
ementara untuk Sumber Semen Rp 3 meter. Jadi keseluruhan dua embung tersebut sekitar Rp 6,5 miliar.
Terkait gambaran teknis nanti dibangun embung pada umumnya. Embung berfungsi menampung air.
Selama ini air yang ada mengalir secara ekonomi tidak termanfaatkan. Karena hanya lari langsung.
”Untuk di Ngajaran dan Sumber Semen yang ngisi sudah ada, hulunya ada sungai yang masuk disana,” imbuhnya.
Era pemerintahan Bupati dan Wakil Bupati, Harno-Hanies konsen bagaimana mengurai mengatasi kekeringan saat musim kemarau.
Bagi daerah yang belum terakses air bersih diharapkan bersabar. Semua dipikirkan.
”Caranya mengatur dan mencari sumbernya semua masuk program pemerintah bagaimana bisa mencukupi kebutuhan dasar masyarakat,” komitmen Bupati Harno. (noe)
Editor : Ali Mustofa