Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Jumlah Korban Diduga Keracunan MBG di SMPN 1 Kragan Rembang Bertambah, Pelayanan SPPG Berhenti Sementara

Vachri Rinaldy • Kamis, 25 September 2025 | 21:26 WIB
KOSONG: Kepala SMPN 1 Kragan, Dahlan menjnjukkan meja yang biasa dipakai tempat menarus menu MBG.
KOSONG: Kepala SMPN 1 Kragan, Dahlan menjnjukkan meja yang biasa dipakai tempat menarus menu MBG.

REMBANG - Data jumlah korban gejala keracunan yang diduga akibat mengonsumsi menu Makan Bergizi Gratis di SMPN 1 Kragan bertambah.

Distribusi makanan dari Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) terkait juga diberhentikan sementara.

Diberitakan Jawa Pos Radar Kudus sebelumnya, total ada 173 murid SMPN 1 Kragan yang dilarikan ke puskesmas, Rabu (24/9).

Saat itu, 160 murid diperbolehkan rawat jalan dan 13 lainnya harus opname.

Kejadian ini diduga setelah anak mengonsumsi menu MBG yang dibagikan pada Selasa (23/9) kemarin, yang isinya mi ayam, tahu rebus, dan buah melon.

Kepala Puskesmas Kragan 1 Ahmad Fuadi menyampaikan, sampai dengan Kamis (25/9) sembilan anak sudah diperbolehkan pulang.

Sehingga masih ada lima yang menjalani perawatan.

"Setelah divisit dokter, itu boleh pulang sembilan jadi tinggal lima. Tadi ada tambahan rawat jalan, lima," katanya.

Winarsih, salah satu orang tua, mengatakan kondisi anaknya sudah membaik. Ia berharap pelaksanaan MBG ke depan bisa lebih baik.

"Kayaknya anak-anak masih trauma, bilangnya kayak gitu," katanya.

Pihak SMPN 1 Kragan terus bergerak memantau kondisi para murid.

Sampai dengan Kamis (25/9) siang terkonfirmasi ada penambahan data.

Dahlan, Kepala SMPN 1 Kragan, mengatakan data yang terkonfirmasi pada hari Rabu, terdapat 173 murid yang terdampak.

Sementara pada hari Kamis terdapat penambahan sejumlah 14 murid.

"Dengan demikian, yang terkonfirmasi ada 187 siswa. Hari ini yang masih rawat inap, yang tersebar di tiga puskesmas ada 14 anak," katanya.

Saat ini, SMPN 1 Kragan tidak menerima menu MBG.

Ia mengaku mendapatkan pemberitahuan pemberhentian operasional SPPG sampai batas waktu yang belum ditentukan.

"Tidak mendapatkan mulai hari ini (Kamis)," katanya.

Meski begitu, ia tetap berharap program MBG tetap bisa berlanjut setelah ada evaluasi.

Ketua Satgas MBG Kabupaten Rembang Muhammad Hanies Cholil Barro membenarkan jika SPPG yang mendistribusikan MBG di SMPN 1 Kragan kini berhenti operasional sementara.

"Benar, menghentikan pelayanan sementara waktu, (perintah pemberhentian) dari BGN," katanya. (vah)

Editor : Ali Mustofa
#SPPG #Mbg #keracunan #rembang #MBG di Rembang #Makan Bergizi Gratis #Keracunan massal