REMBANG - Detail Engineering Design (DED) penataan Taman Kartini akan disusun tahun ini.
Selain itu, saat ini juga sudah ada dua investor yang berniat mengelola destinasi tersebut.
Diberitakan Jawa Pos Radar Kudus sebelumnya, rencana penataan Taman Kartini sudah pernah mencuat.
Hanya saja, gagal terealisasi. Sebab, untuk menata TRP Kartini secara keseluruhan membutuhkan anggaran yang besar.
Sehingga pembangunan ini perlu dievaluasi lebih lanjut.
Bupati Rembang Harno juga sempat menyinggung alokasi anggaran untuk penataan Taman Kartini yang dinilai belum signifikan.
Menurutnya, anggaran sejumlah beberapa miliar rupiah tidak akan berdampak besar jika tidak dirancang secara menyeluruh.
Disinggung soal progres rencana penataan, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Dinbudpar) Rembang, Mutaqin, menyampaikan, tahun ini pihaknya akan mulai menyusun DED maupun masterplan.
"Untuk penataan ini, kami di tahun 2025 pada perubahan ini membuat DED maupun masterplan pengembangan yang akan disiapkan Pak Bupati," katanya.
Selain itu, beberapa waktu lalu juga sempat ada usulan agar tempat wisata milik Pemkab ini bisa dikelola pihak ketiga.
Soal rencana pengelolaan pihak ketiga, pihaknya juga membenarkan soal wacana tersebut.
Sementara ini sudah ada calon investor yang berminat.
"Ini sementara sudah ada yang memasukkan minat. Sementara ada dua peminat yang masuk," katanya.
Meski begitu, Dinbudpar masih menunggu petunjuk dari Bupati Rembang untuk menindaklanjuti.
Mutaqin mengatakan, calon investor tersebut berasal dari Rembang dan luar Rembang.
Namun, ia belum bisa membeberkan siapa calon investor yang dimaksud.
"Untuk kurasi investor dan sebagainya, nanti akan menunggu petunjuk dari Pak Bupati," imbuhnya. (vah)
Editor : Ali Mustofa