Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Kondisi Terkini Jelang Konser Denny Caknan, PKL Alun-Alun Rembang Disterilkan

Redaksi Radar Kudus • Senin, 25 Agustus 2025 | 18:48 WIB
STERIL: Alun-alun Rembang akan digunakan konser Denny Caknan, PKL disana akan disterilkan guna menjaga kamtibmas.
STERIL: Alun-alun Rembang akan digunakan konser Denny Caknan, PKL disana akan disterilkan guna menjaga kamtibmas.

REMBANG – Konser penyanyi Denny Caknan akan digelar di Alun-alun Rembang pada Selasa (26/8).

Menjelang acara, area alun-alun disterilkan dari aktivitas pedagang kaki lima (PKL). Para PKL diminta berhenti berjualan selama satu hari penuh.

Jumlah PKL yang biasa beraktivitas pagi hingga malam di kawasan alun-alun diperkirakan lebih dari 100 orang.

Menyikapi hal itu, Dinas Perdagangan, Koperasi, dan UKM (Dindagkopukm) Rembang menerbitkan surat edaran.

Surat edaran bernomor 511.2/778/2025 tersebut berisi pemberitahuan libur usaha bagi seluruh PKL di alun-alun Rembang.

Yang ditujukan kepada Ketua Paguyuban PKL “Guyub Rukun”, para pedagang di area alun-alun, serta pedagang di sekitar Jalan Hos Cokroaminoto.

Kebijakan ini diambil dalam rangka pelaksanaan Gebyar Merah Putih.

Seluruh aktivitas berdagang di alun-alun mulai pukul 06.00 hingga 00.00 pada 26 Agustus 2025 wajib dihentikan demi menjaga ketertiban dan keamanan acara.

Surat edaran itu ditandatangani langsung oleh Kepala Dindagkopukm Rembang, Mohammad Mahfudz.

“Pengamanan harus menjadi prioritas. Panitia meminta area alun-alun steril dari PKL karena diperkirakan ribuan penggemar Denny Caknan akan hadir. Dengan begitu, pengamanan bisa lebih fokus,” ujar M. Mahfudz kepada Jawa Pos Radar Kudus.

Baca Juga: Toko Sepatu di Jalan Kartini Rembang Terbakar, Kerugian Capai Ratusan Juta, Begini Kronologi dan Dugaan Penyebabnya:

Selain itu, lokasi yang biasanya ditempati pedagang akan dimanfaatkan sebagai tambahan ruang acara.

Sementara di Jalan Hos Cokroaminoto, para pedagang tetap boleh berjualan, namun sebagian area akan dialihkan menjadi kantong parkir jika jumlah penonton membludak.

“Khusus di Cokroaminoto tidak ada larangan berdagang. Hanya saja, parkir bisa ditempatkan di sela-sela lapak pedagang,” jelasnya.

Sebelum kebijakan ini diberlakukan, pihak paguyuban PKL telah diajak rapat koordinasi.

Penegasan ulang akan dilakukan pada Senin (25/8), sehari sebelum konser digelar.

Dari pantauan Jawa Pos Radar Kudus, panggung dan tenda konser sudah mulai dipasang.

Gebyar Merah Putih kali ini juga menjadi bagian dari perayaan Hari Jadi ke-284 Kabupaten Rembang serta HUT ke-80 Kemerdekaan RI.

Sementara itu, Kabid Kesatuan Bangsa Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol), Muhammad Luthfi, menambahkan konser bertajuk Warisan Rasa Denny Caknan ini akan dihadiri berbagai pihak.

"Tidak hanya penggemar musik Jawa, tetapi juga Bupati dan Wakil Bupati Rembang, jajaran Forkopimda, Sekda, kepala OPD, hingga mitra sponsor dari salah satu perusahaan rokok," ujarnya. (noe)

Editor : Ali Mustofa
#PKL Alun-alun #konser #DindagkopUKM #Gebyar Merah Putih #pedagang kaki lima #denny caknan