REMBANG – Rembang akan mendapatkan tiga videotron.
Dua di antaranya dari pihak perusahaan swasta.
Satu lagi, akan dianggarkan melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) senilai Rp 1 miliar.
Diberitakan Jawa Pos Radar Kudus sebelumnya, rencana pengadaan videotron ini mencuat saat rapat paripurna persetujuan Rancangan Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) Perubahan.
DPRD Rembang menyampaikan tiga rekomendasi.
Salah satunya adalah menyetujui rencana Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTARU) untuk mengadakan dan memasang videotron sebagai media informasi publik sekaligus sarana promosi capaian pembangunan daerah.
Anggota DPRD Rembang, Puji Santoso, menyampaikan, sementara ini pihaknya memang belum mengetahui rencana teknis pengadaan.
Hanya saja, beberapa waktu lalu pihaknya menerima informasi bahwa akan ada pihak swasta yang bersedia membangunkan videotron.
Rencananya, lokasinya berada di Lasem dan Rembang.
"Kalau secara teknisnya belum, kemarin ada informasi bahwa dalam rencana itu direncanakan videotron dua. Informasinya, Pemkab Rembang sudah melakukan komunikasi dengan pihak swasta yang bersedia membangunkan dua di Lasem dan Rembang," jelasnya.
Sementara itu, satu videotron lagi akan dianggarkan melalui APBD sekitar Rp 1 miliar.
Namun, sementara ini pihaknya belum mengetahui secara pasti di mana rencana lokasinya.
"Yang satunya dari dana APBD, sekitar Rp 1 miliar. Untuk promosi, sosialisasi, penyampaian informasi kepada masyarakat Kabupaten Rembang. Itu yang titiknya kami belum tahu," katanya.
Pihaknya berharap agar Pemkab Rembang segera berkomunikasi dengan perusahaan mitra.
Selanjutnya, untuk pemasangan videotron yang didanai APBD, bisa dilaksanakan setelah anggaran daerah ditetapkan.
"Semoga Pemkab Rembang segera melakukan komunikasi dengan perusahaan mitra untuk membangun di wilayah Lasem dan Rembang," katanya.
"Yang satu setelah APBD didok nanti bisa dilaksanakan DPUTARU. Nanti kalau dipasang, yang mengelola informasi materinya dari Kominfo," imbuhnya.
Sementara itu, Kepala DPUTARU Rembang, Maryosa, belum bisa memberikan keterangan saat dikonfirmasi mengenai rencana pengadaan videotron ini. (vah)
Editor : Mahendra Aditya