Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Kebakaran Beruntun di Rembang: Rumah dan Harta Warga Dilalap Api, Kerugian Capai Rp400 Juta

Vachri Rinaldy • Selasa, 5 Agustus 2025 | 22:25 WIB
Kebakaran di Desa Meteseh, Kecamatan Kaliori, Rembang Selasa (5/8).
Kebakaran di Desa Meteseh, Kecamatan Kaliori, Rembang Selasa (5/8).

REMBANG – Kebakaran melahap dua rumah di Kaliori dan Sulang, Selasa (5/8).

Korsleting listrik diduga menjadi salah satu biang peristiwa tersebut, hingga menyebabkan total kerugian lebih dari Rp 400 juta.

Kedua peristiwa itu terjadi pada pagi hari.

Kejadian pertama berada di Desa Pomahan, Sulang sekitar pukul 06.35.

Tim pemadam kebakaran langsung meluncur begitu mendapatkan laporan.

Pemadaman dilakukan sekitar pukul 06.57.

Sekitar 1,5 jam kemudian, si jago merah berhasil dijinakkan.

Berdasarkan data yang diterima dari Damkar BPBD Rembang, kerugian dari peristiwa ini ditaksir mencapai Rp 261 juta.

Meliputi bangunan rumah berukuran 8x20 meter, satu sepeda motor, dua sepeda, perabot, pakaian, hingga surat berharga.

Kebakaran di tempat yang berbeda kembali terjadi selang beberapa jam kemudian.

Damkar Rembang menerima laporan sekitar pukul 08.23 bahwa si jago merah mengamuk rumah warga di Desa Meteseh, Kaliori.

Sementara ini belum diketahui secara pasti penyebab peristiwa tersebut.

Pemadaman berhasil dilakukan sampai dengan sekitar pukul 10.50.

Akibat kejadian ini, bangunan rumah, dua sepeda motor, dua sepeda, satu sepeda listrik, perabot, pakaian, perhiasan, uang tunai, hingga gabah kering ludes. Total kerugian ditaksir sekitar Rp 213 juta.

Sarpani, petugas Damkar Rembang, menyampaikan, api sudah membesar begitu tim sampai di lokasi.

Penanganan kemudian dilakukan agar api tidak menjalar ke bangunan-bangunan sekitar.

“Kanan kiri kami semprot, belakang kami semprot, baru kami penanganan pada apinya,” jelasnya.

Proses pemadaman berjalan lancar. Kondisi dinyatakan aman, berlangsung sekitar 1,5 jam.

“Untuk korban jiwa nihil. Untuk yang di Pomahan itu diduga korsleting listrik. Tetapi yang di Meteseh, kami tanya-tanya warga di sekitarnya tahu-tahu api besar, belum bisa memastikan penyebabnya apa,” jelasnya. (vah)

Editor : Ali Mustofa
#kebakaran #kebakaran di rembang #rembang #kebakaran rumah #kerugian