REMBANG – Kolam renang Putri Duyung milik Pemkab Rembang tetap eksis. Ditengah gempuran fasilitas yang memadai dari hotel hingga destinasi swasta.
Komunitas, kerjasama sekolah hingga even daerah mendobrak dan meramaikan destinasi di Taman Rekreasi Pantai Kartini Rembang.
Kolam Putri Duyung berada paling timur Pantai Kartini Rembang. Fasilitas seadanya, tempat ganti dan bilas. Ada kursi dan meja untuk berteduh dan makan dan minum ringan usai olahraga.
Namun faktanya dilapamgam tidak membuat kolam renang tertua di Rembang ditinggalkan. Hampir setiap hari ada pengunjung. Meskipun ramainya tidak seperti biasa di hari libur atau Minggu.
Kolam renang ini menyimpan pemandangan cukup apik. Kolaborasikan pemandangan laut lepas di daerah Pandengan, Rembang dan gunung Lasem. Walaupun tidak ditampik banyak infrastruktur rusak seiring usia dan keterbatasan anggaran untuk penataanya.
Meski demikian di tangan kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati, Harno dan Hanies kedepan komitmen menata kembali destinasi tertua di Kota Garam. Akan dikonsep sebagai rest area yang melakukan perjalanan di pantura. Juga akan dibangun sentra kuliner, pujasera.
Cahyo, salah satu penjaga loket di kolam renang Putri Duyung menyampaikan hari ramai biasanya mulai Jumat, Sabtu dan Minggu. Termasuk beberapa even tertentu, misalnya swalayan dan Rembang Expo ikut mendongkrak.
”Betul banyak digunakan menunjang kegiatan esktrakurikuler. Mulai anak-anak sekolah TK, SD SMP hingga SMA/SMK,” katanya kepada Jawa Pos Radar Kudus.
Selain itu rutin datang kesana juga ibu-ibu pensiunan. Waktunya terjadwal. Biasanya di hari Senin, Rabu dan Sabtu. Sekali datang rombongan sekira 20 orang keatas. Datang mereka rata-rata pagi hari.
Untuk masuk cukup terjangkau. Pengunjung dipungut biaya untuk anak-anak besaranya Rp 8000, dewasa Rp 10 ribu. Jika ingin latihan juga terdapat instrukturnya. Kemudian ada penjaga di area kolam.
”Setiap hari pasti ada kunjungan. Meskipun terkadang hari Senin sampai Jumat agak sepi. Karena anak-anak sekolah dan kerja,” imbuhnya.
Kebetulan dalam rangka hari Jadi Rembang ke 284 ada even Rembang Expo. Lokasinya di Balai Kartini Rembang dan komplek Kantor Bupati Rembang. Kegiatan tersebut turut mempengaruhi tingkat kunjungan.
Terbukti baik anak-anak maupun orang tua menyempatkan mampir. Kebetulan ada juga tergabung member les renan. Sehingga mereka ada yang sekadar mengantar anaknya, jalan-jalan dan latihan renang.
”Pastinya setiap hari ada pengunjung meski satu-dua orang,” tandasnya. (noe)
Editor : Mahendra Aditya