REMBANG - Empat Pilar Kebangsaan yakni Pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bhineka Tunggal Ika harus dipahami dan dilaksanakan secara konsisten.
Sebab, keempat pilar tersebut menjaga kemajemukan sama halnya dengan mempertahankan dan merawat persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia terutama di tengah tahun politik.
Hal ini disampaikan oleh Anggota DPR RI Fraksi Demokrat Dapil Jateng III (Kabupaten Rembang, Blora, Pati, Grobogan), Harmusa Oktaviani, saat memberikan Sosialisasi 4 Pilar MPR RI di Gedung Serbaguna Kecamatan Gunem pada Senin, (30/6).
Sosialisasi kali ini menyasar kalangan tokoh Masyarakat, kelompok tani, organisasi MWC NU dan masyarakat umum.
Disampaikan Harmusa bahwa saat ini beberapa wilayah di Kabupaten Rembang sedang terkena dampak inflasi yang mengakibatkan beberapa bahan pokok melonjak drastis di pasar.
Dengan semangat gotong royong para kelompok tani yang mengikuti sosialisasi, diharapkan bisa mencapai ketahanan pangan sehingga sedikit mengurangi kerisauan terhadap inflasi yang mulai merebak di masyarakat.
”Inflasi adalah kejadian luar biasa yang mempunyai dampak langsung ke Masyarakat, harapan kami dengan adanya gotong royong antar kelompok tani bisa mencapai ketahanan pangan agar swasembada sehingga meningkatkan nilai-nilai ekonomi Masyarakat demi keharmonisasian Negara Kesatuan Republik Indonesia ,”ujar Harmusa.
Menurutnya, sosialisasi 4 pilar ini penting dan harus terus digelorakan.
Pasalnya, keberadaan Pancasila, UUD 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dan Bhinneka Tunggal Ika merupakan landasan untuk persatuan, kesatuan dan keberagaman bangsa Indonesia.
Selain itu, sosialisasi ini dimaksudkan agar masyarakat bisa menilai, empat pilar ini sangat penting disosiliasikan.
Sebab berkaitan dengan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara sebagai hal-hal yang dilakukan sehari-hari sesuai dengan ajaran agama yakni meningkatkan keimanan dan ketaqwaan.
"Supaya masyarakat Kabupaten Rembang khususnya Kecamatan Gunem memandang Pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bhineka Tunggal tidak hanya sebagai slogan saja tetapi pengikat negara kita," ujarya
"Juga sila pertama Ketuhanan Yang Maha Esa, dimana salah satu butirnya berisi Bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa sebagai kunci kebahagian hidup di dunia dan akhirat," tandasnya. (noe)
Editor : Ali Mustofa